Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pendamping desa dilatih pendampingan kelola dana
  • Kamis, 05 Oktober 2017 — 16:06
  • 460x views

Pendamping desa dilatih pendampingan kelola dana

Pelatihan yang digelar selama delapan hari ke depan itu agar memperkuat pengetahuan dan keterampilan mengenai pengelolaan dana desa.
Kepala BPMK Papua, Donatus Motte bersalaman dengan salah satu peserta PLD usai pembukaan pelatihan era tugas, Kamis, (5/10/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Para pendamping lokal desa di provinsi Papua dilatih mendampingi pengelolaan dana desa oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK). Pelatihan yang digelar selama delapan hari ke depan itu agar memperkuat pengetahuan dan keterampilan mengenai pengelolaan dana desa.

“Sehingga, para pendamping tersebut mampu memfasilitasi sesuai regulasi ke dalam implementasi di desa,” kata Kepala BPMK Papua, Donatus Motte, usai membuka pelatihan di Kota Jayapura, Kamis, (5/10/2017).

Pelatihan yang digelar itu bagian dari program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi . “Ada 260 orang pendamping. Mereka ini mengisi kekosongan dari sekitar 1.564 desa,.

Tercatat para peserta pelatihan itu akan mengisi ratusan desa pemekaran,  di antaranya  di daerah Asmat,  Jayawijaya, Puncak, Puncak Jaya, Waropen dan Biak.

Donatus meminta peserta harus tunduk terhadap aturan yang ditetapkan, ia mengancam akan akan menindak tegas jika ada peserta melanggar aturan seperti tidak tepat waktu, tidak menjaga kebersihan, bahkan bolos.

 “Kalau tidak tepat waktu, atau tidak bersihkan rambut, jenggot itu sama saja dengan mengundurkan diri. Jadi  semua harus rapi,” katanya.

Marthen L. Yogi, salah seorang peserta mengaku senang  menjadi pendamping desa, keterlibatan dia sebagai pendamping akan dimanfaatkan untuk membangun kampung.  “Karena pendamping lokal desa memiliki tugas yang sifatnya lebih teknis, membantu kepala desa, membantu tenaga ahli pendamping desa dari awal sampai akhir,” kata Marthen.

Menurut dia, salah satu syarat pokok  yang hendak dilakukan sebagai pendamping desa adalah wajib berbahasa lokal. “Juga tahu jalan-jalan desa, luas wilayah, karakteristik secara detail, termasuk pasar di desa,” katanya. (*)

Sebelumnya

Papua akan rancang Pergub doa siang

Selanjutnya

Dinas PU dan pengusaha GEL sepakat ketemu tim anggaran

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe