Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Dinas PU dan pengusaha GEL sepakat ketemu tim anggaran
  • Kamis, 05 Oktober 2017 — 16:47
  • 613x views

Dinas PU dan pengusaha GEL sepakat ketemu tim anggaran

Kesepakatan itu setelah mereka menggelar pertemuan, sebagai kelanjutan protes yang sempat dilakukan pengusaha.
Suasana pertemuan pengusaha GEL dengan jajaran Dinas PU Papua, pada Kamis (5/10/2017) - Jubi/Alex
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua bersama pengusaha Golongan Ekonomi Lemah (GEL) bersepakat menemui tim anggaran. Kesepakatan itu setelah mereka menggelar pertemuan, sebagai kelanjutan protes yang sempat dilakukan pengusaha.

“Dalam pertemuan itu disepakati akan melakukan koordinasi dengan ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Papua,”  kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua, Djuli Mambaya, di Jayapura, Kamis (5/10/2017).

Menurut Djuli, selama ini yang menjadi kendala antara kontraktor besar dengan pengusaha GEL  atau sub kontraktor tidak adanya pekerjaan minor, sehingga tidak bisa paksakan pengerjaan proyek.

“Silahkan koordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), agar bisa dialihkan ke tempat lain,” kata Djuli menjelaskan.

Djuli menyebutkan  saat ini masih ada beberapa kontrak kerja yang sedang berjalan, sehingga dinas PU terus berusaha agar pengusaha GEL bisa dilibatkan dalam pekerjaan. Namun jika belum, ia meminta pengusaha bersabar hingga tahun depan.

“Tahun ini alokasi GEL hanya Rp 21 miliar terlalu sedikit, untuk itu ketua DPR menyampaikan ke depan dana akan ditingkatkan,”kata Djuli menjelaskan.

Ia mengimbau agar pengusaha golongan  ekonomi lemah tidak berkecil hati karena ada jaminan dan sebagian besar terakomodir.

Kepala Bidang Cipta Karya, Risliana Panggoa, mengaku sedang berusaha menginventarisasi pekerjaan yang bisa disub kontrak. “Mengingat semua paket tidak bisa di subkon karena kondisinya ada pekerjaan yang sudah berjalan sampai 80 persen,” kata Risliana.

Ia menyebutkan ada sejumlah pembangunan jalan dan pabrik yang akan dicek apakah ada pekerjaan minor yang bisa disubkontrak. “Intinya kami akan membantu mengakomodir kalau memang bisa disub kontraktor,” kata Risliana menjelaskan. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pendamping desa dilatih pendampingan kelola dana

Selanjutnya

Papua alokasikan Rp 10 miliar untuk lahan patung Yesus

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe