Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Jayawijaya siap jual BBM harga standar
  • Kamis, 05 Oktober 2017 — 19:07
  • 469x views

Jayawijaya siap jual BBM harga standar

Lokasi penjualan BBM yang ditentukan itu menjual bahan bakar non subsidi Rp18 ribu per liter.
Penjualan BBM di tingkat pengecer di Kota Wamena-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

 

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten  Jayawijaya menyiapkan empat titik penjualan BBM dengan harga standar, kebijakan itu menjawab tingginya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium  di Kota Wamena dan sekitarnya. Lokasi penjualan BBM yang ditentukan itu menjual bahan bakar non subsidi Rp18 ribu per liter.

“BBM yang hendak dijual  merupakan BBM non-subsidi yang dibeli dari salah satu anak cabang Pertamina,” kata Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R Banua, kepada wartawan disela-sela membuka sidang Klasis GKI Baliem Yalimo di Gereja GKI Betlehem Wamena,Kamis (5/10/2017)

Ia menjelaskan harga jual Rp 18 ribu itu  komulatif dari harga beli dan biaya angkut. Masing-masing harga beli Rp 8 ribu per liter di Jayapura, ditambah ongkos angkut pesawat Rp 9 ribu  dan ongkos angkut darat Rp 1.000, “Jadi kita menjual dengan harga Rp 18 ribu per liter,” kata Jhon Banua, menjelaskan.

Jhon menyebutkan penempatan titik penjualan harga BBM itu untuk menekan kenaikan harga di tingkat pengecer yang mencapai Rp 50 ribu per liter. Titik penjualan masing-masing  di pertigaan klinik Gereja Advent, depan koperasi, pertigaan Pike dan depan Gedung Sosial GKI.

Penjualan BBM non subsidi ini akan dilakukan setelah operasional tiga agen premium dan minyak solar (APMS) di Jayawijaya tutup. Kebijakan itu sesuai dengan kesepakatan pemerintah dengan pihak Pertamina di Wamena.

“BBM Rp 18 ribu per liter ini mulai dijual pukul 15.00 WP sore hingga Pukul 20.00 WP,” katanya.

Kepala bidang perdagangan, dinas tenaga kerja, perindustrian dan perdagangan, Arisman Chaniago menyebutkan terdapat 186 mama asli Papua di Kabupaten Jayawijaya  yang siap membantu pemerintah menjual BBM dengan harga standar.

“Tujuan kami mengumpulkan mama-mama pengecer agar bersama-sama kembali menstabilkan harga BBM jenis premium sehingga terjangkau oleh masyarakat,” kata Arisman.

Ternyata mama-mama memberikan respon baik, bahkan mereka berjanji membantu pemerintah dengan cara menegur dan melaporkan jika menemukan pedagang bensin eceran illegal.

Tercatat terdapat 186 mama pribumi yang mendapat izin dari pemkab menjual bensin enceran, mereka juga minta kuota ditambah karena permintaan tinggi.

Selama ini mereka dapat kuota 40 liter setiap pekan, namun minta tambahan menjadi 60 liter karena permintaan pasar tinggi.  “Akan saya teruskan kepada pimpinan, mudah-mudahan usul mereka dapat dipertimbangkan,” katanya. (*)

Sebelumnya

Pemkab Pegubin segera cairkan dana beasiswa

Selanjutnya

Klasis GKI Baliem Yalimo gelar sidang jemaat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe