Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Berkas perkara korupsi bupati Biak Numfor dilimpahkan ke Kejati
  • Kamis, 05 Oktober 2017 — 22:44
  • 1810x views

Berkas perkara korupsi bupati Biak Numfor dilimpahkan ke Kejati

Kapolda Papua, Irjen (Pol) Boy Rafli Amar, mengatakan berkas perkara kasus dugaan korupsi Bupati Biak Numfor, Thomas Ondi, dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua, Kamis (5/10/2017).
Bupati Biak Numfor, Thomas Ondi,  tersangka dugaan korupsi APBD Mamberamo Raya beberapa tahun lalu senilai Rp 84 miliar - Jubi
Arjuna Pademme
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Kapolda Papua, Irjen (Pol) Boy Rafli Amar, mengatakan berkas perkara kasus dugaan korupsi Bupati Biak Numfor, Thomas Ondi, dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua, Kamis (5/10/2017).

Ia mengatakan penyidik reserse dan kriminal khusus Polda Papua melimpahkan berkas Thomas Ondi lantaran telah dinyatakan lengkap atau P21.

"P21 sudah beberapa hari, tapi penyerahannya baru hari ini, karena pak jaksanya ada kegiatan di Papua Barat selama beberapa hari, dan baru hari ini berada di Jayapura," kata Boy Rafli, Kamis (5/10/2017).

Menurutnya, selain berkas Thomas Ondi, berkas dua tersangka lain dalam kasus ini yakni SB (45) dan TSA (45), yang merupakan pegawai Bank Papua Cabang Mamberamo Raya, juga sudah diserahkan ke kejaksaan tinggi.

"Diserahkan ke kejati dulu, selanjutnya nanti terserah kejati, mau diproses persidangannya dimana. Karena ini kewenangan kejati," ujarnya.

Thomas Ondi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Mamberamo Raya beberapa tahun lalu, ketika yang bersangkutan menjabat Kepala Bagian Keuangan di wilayah itu, dengan kerugian negara Rp 84 miliar.

Kamis (5/10/2017), sejumlah masyarakat Mamberamo orang menemui Kapolda Papua menyatakan dukungan terhadap langkah penegakan hukum yan dilakukan polisi dan kejaksaan.

"Pada prinsipnya kami mendengar aspirasi yang disampaikan, mendukung langkah penegak hukum. Kami juga sampaikan perlunya terus kerjasama dengan penegak hukum dan masyarakat," katanya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Rumah Sakit Bhayangkara layak untuk rehabilitasi narkoba

Selanjutnya

Kapolda Papua khawatir sayembara Wali Kota Jayapura berujung hukum jalanan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4860x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4273x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4130x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3475x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2921x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe