Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pembangunan ratusan rumah di distrik Sota dan Onggari mangkrak
  • Jumat, 06 Oktober 2017 — 10:57
  • 1707x views

Pembangunan ratusan rumah di distrik Sota dan Onggari mangkrak

Ratusan unit rumah bagi masyarakat asli Papua di distrik Sota dan kampung Onggari, distrik Naukenjerai, kabupaten Merauke yang dibangun sejak tahun 2016, hingga kini tak kunjung diselesaikan. Sementara dalam laporan pertanggungjawaban oleh kontraktor, semua bangunan rumah sudah rampung 100 persen.
Masyarakat asli Papua di salah satu kampung di distrik Sota kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Ratusan unit rumah bagi masyarakat asli Papua di distrik Sota dan kampung Onggari, distrik Naukenjerai, kabupaten Merauke yang dibangun sejak tahun 2016, hingga kini tak kunjung diselesaikan. Sementara dalam laporan pertanggungjawaban oleh kontraktor, semua bangunan rumah sudah rampung 100 persen.

Kepala Dinas Perumahan dan Tata Kota Kabupaten Merauke, Paino, kepada wartawan, Kamis (5/10/2017), menjelaskan di distrik Sota dibangun sebanyak 65 rumah dan kampung Onggari 70 unit rumah. Secara umum pembanguannya belum sepenuhnya rampung.

Oleh karena pekerjaan ratusan rumah tak kunjung diselesaikan, lanjut Paino, tim tindak pidana korupsi (Tipikor) dari Polda Papua melakukan klarifikasi beberapa waktu lalu.

“Mereka datang dan menanyakan kepada saya terkait pekerjaan penyelesaian perumahan yang tak kunjung tuntas. Memang pekerjaan perumahan disubkontrakan kepada salah seorang pengusaha di Jayapura. Selanjutnya diberikan lagi kepada beberapa rekanan di Merauke untuk mengerjakannya namun tak tuntas,” ujarnya.

Dijelaskan, seharusnya tahun 2017 ini perumahan dimaksud sudah ditempati masyarakat asli Papua.

“Kita sebagai penerima manfaat merasa dirugikan lantaran perumahan tak diselesaikan,” tuturnya.

Dikatakan, masyarakat dari dua kampung tersebut minta dilakukan proses hibah perumahan. Namun hal itu tak bisa dilakukan mengingat pekerjaan pembangunan rumah belum diselesaikan.

“Saya sedang menyiapkan surat untuk dikirim ke Kementerian Perumahan RI setelah mengetahui rumah bantuan bagi masyarakat tak kunjung diselesaikan,” ujarnya.

Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, Hengky Ndiken, menegaskan kontraktor harus bertanggung-jawab untuk menyelesaikan pekerjaan tesebut.

“Saya juga heran, laporan keuangan 100 persen, namun kenyataan di lapangan perumahan masyarakat, belum selesai. Ini juga harus menjadi perhatian serius pemerintah setempat,” pintanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

TNI telah banyak berkontribusi untuk masyarakat

Selanjutnya

Kadistrik Sota: Air Rawa Biru milik masyarakat 13 kampung

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4863x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4285x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4147x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3484x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2932x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe