Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pemasaran sarang semut asal Jayapura masih manual
  • Jumat, 06 Oktober 2017 — 16:15
  • 1790x views

Pemasaran sarang semut asal Jayapura masih manual

Salah satu  hasil alam yang diyakini sebagai obat herbal khas Papua itu sebenarnya banyak diminati.
Penjual sarang semut ketika mengeringkan sarang semut - (Jubi/Doc)
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Sarang semut asal Kota Jayapura masih dipasarkan secara manual. Salah satu  hasil alam yang diyakini sebagai obat herbal khas Papua itu sebenarnya banyak diminati.

“Jika ada pesanan sarang semut dari luar Kota Jayapura mereka kirim yang belum diolah,” kata Kepala Dinas Perindustrian Dan Koperasi (Disperindakop) Robert L.N Awi, Jum’at (6/10/2017)

Roberth mengaku justru pemerintah ikut memasarkan, jika ada pemesanan dari luar daerah Kota Jayapura atau Papua. “Kami hubungi mama mama Papua yang menjual sarang semut. Kami membeli jualannya dan kirim sesuai dengan permintaan," kata Robert  menjelaskan.

Ia menceritakan suatu ketika mengikuti kegiatan di Batam pada tahun 2016. Ternyata di sana ia diminta menyediakan sarang semut yang banyak.  Namun tidak dituruti meski harganya mahal karena sarang semut yang diolah tidak banyak.

Selain itu ia mempertimbangkan cara agar sarang semut itu tetap bertahan sebagai produk alam Jayapura. “Jika kami drop dalam jumlahnya terlalu banyak suatu waktu nanti mereka akan mengolahnya dan menjual dengan harga yang mahal kepada kami,” katanya.

Menurut dia sarang semut ini menjadi herbal andalan bagi orang Papua lebih baik diolah sendiri.

Rina Waromi, penjual sarang semut di depan Bank Mandiri Jayapura, mengaku mendapatkan daganganya dari orang lain. Ia menghaluskan dengan mesin kemudian menjual secara kemasan per 1 kilogram. “Satu kemasan ukuran satu kilo saya jual Rp100  ribu,” kata Rina.

Sayangya penjualan yang dilakukan tak banyak. Rina menyebutkan pembeli jarang datang karena  belum banyak yang tahu manfaat obat herbal alami itu. “Kadang sehari tiga bungkus, kadang tak laku,” katanya.

Ia menjelaskan sarang semut asal Kota Jayapura bermanfaat mengobati kanker, paru-paru, dan penyakit  lain. (*)

loading...

Sebelumnya

Tingkatkan kualitas produk, Disperindagkop latih 25 pengrajin batik

Selanjutnya

Paumako pusat ikan murah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2901x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2608x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1520x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1311x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe