Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Kabupaten Jayawijaya cairkan dana penanggulangan AIDS
  • Jumat, 06 Oktober 2017 — 17:46
  • 1444x views

Kabupaten Jayawijaya cairkan dana penanggulangan AIDS

Bantuan senilai Rp 2 miliar itu diserahkan pada Jumat (6/10/2017) di Sasana Wio kantor Bupati.
Penyerahan dana KPA dari pemerintah daerah yang diteruskan kepada LSM, pusat layanan dan juga pokja-pokja-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah menyerahkan dana bantuan ke Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) daerah setempat. Bantuan senilai Rp 2 miliar itu diserahkan pada Jumat (6/10/2017) di Sasana Wio kantor Bupati.

“Dana ini dari DPA 2017 dan dibagikan bervariasi sesuai dengan laporan yang masuk, sehigga tidak sama setiap penerima,” kata Asisten II Sekda Jayawijaya, Yohanes Katoleng, kepada wartawan.

Ia menyebutkan bantuan dana itu dibagi untuk enam lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang terkait dengan pendampingan. Di antaranya untuk lima koordinator anak jalanan, enam kelompok kerja, 13 tempat pelayanan, dua klinik dan 1 shelter di Pikhe.

Yohanes mengakui pencairan dana sedikit terlambat karena terkait administrasi pelaporan. “Kelompok-kelompok tersebut lambat memasukan laporan, sehingga pencairan dana sedikit tertunda,” kata Yohanes menjelaskan.

Menurut dia, keterlambatan itu bukan disengaja karena dari pokja-pokja sendiri yang tidak memasukan laporan pertanggungjawaban tepat waktu.

Ketua Yayasan Usaha Kesejahteraan Masyarakat Desa Indonesia (Yukemdi), Pdt. Yoram Yogobi mengakui penyerahan dana bantua sedikit terlambat. “Hal itu disebabkan  tidak semua lembaga punya dana untuk melakukan program kerja,” kata Yoram.

Ia berharap ke depan alokasi dana untuk penanggulangan AIDS  tidak masuk di anggaran perubahan, namun bantuan disampaikan di awal tahun. “Sehingga LSM maupun pokja-pokja yang hanya melakukan kegiatan atau program atas dukungan dana dari KPA bisa membuat laporan dari awal,” kata Yoram.

Menurut dia, bantuan dana itu akan digunakan untuk pembekalan dan penguatan terhadap orang dengan HIV AIDS. Selain itu ia berupaya upaya melakukan pencegahan dengan cara sosialisasi .

“Kami juga akan lakukan penguatan terhadap ODHA, distribusi informasi kepada masyarakat tentang HIV-AIDS hingga ke tingkat kampung,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Klasis GKI Baliem Yalimo gelar sidang jemaat

Selanjutnya

Masyarakat Jayawijaya kurang puas dengan ketetapan harga BBM

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9456x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6372x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6013x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4550x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe