Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Masyarakat Jayawijaya kurang puas dengan ketetapan harga BBM
  • Jumat, 06 Oktober 2017 — 18:14
  • 1461x views

Masyarakat Jayawijaya kurang puas dengan ketetapan harga BBM

Mereka menilai harga BBM  jenis premium non subsidi  itu masih memberatkan.
Antrian kendaraan roda dua di UD.Machur untuk mengisi bensin-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Masyarakat Jayawijaya masih keberatan dengan ketetapan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesr Rp 18 ribu per liter yang telah ditetapkan oleh pemkab setempat. Mereka menilai harga BBM  jenis premium non subsidi  itu masih memberatkan.

“Saya rasa harganya masih mahal, tidak seperti tiga bulan sebelumnya Rp 10 ribu per liter,” kata Darkus Wamesi, seorang pembeli usai mengisi sepeda motornya di UD Machur,  pertigaan jalan Patimura-Klinik Advent Wamena, Jumat (6/10/2017)

Menurut dia, harga premium itu belum bisa menutup operasional kebutuhan harian sebagai penarik ojek. Darkus mengaku harga premium itu akan mengurangi biaya menyetor Rp 100 ribu per hari.

Ia berharap  harga  premium bisa kembali normal seperti biasanya. “Kalau bisa harga turun lagi paling tidak Rp12 ribu per liternya,” katanya.

Penetapan harga premium oleh Pemkab Jayawijaya berlaku sejak Kamis (5/10/2017) , selain menetapkan harga, penjualan resmi dilakukan di empat titik yang ditentukan. Harga premium itu lebih murah dibanding yang dijual eceran sbelumnya antara  Rp 50 hingga Rp 60 ribu per liter.

Sementara itu pantauan Jubi menunjukan persediaan BBM harga Rp 18 ribu belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan. Tercatat penjual BBM industri PT Wamena Meke di jalan Trikora, tepatnya  samping kantor Klasis GKI, tidak menjual premium Rp 18 ribu, karena langsung habis.

“Kemarin (kamis) kami hanya dapat satu drum  kapasitas 200 liter. Datang sekitar jam 2 siang dan langsung habis,” kata Sobari pengecer BBM industri kepada Jubi.

Ia menyebutkan hari Jum’at sudah tidak ada pasokan, padahal  ia sudah menyampikan ke Pemda Jayapura kebutuhan BBM pelangganya sehari antara 4 hingga 5 drum. (*)

loading...

Sebelumnya

Kabupaten Jayawijaya cairkan dana penanggulangan AIDS

Selanjutnya

Konferensi Klasis ke-V pemilihan Ketua Klasis Seng-Solo berakhir

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe