close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Selamatkan pasien dari Korowai, Dinkes Pemprov sewa pesawat
  • Sabtu, 07 Oktober 2017 — 09:50
  • 1599x views

Selamatkan pasien dari Korowai, Dinkes Pemprov sewa pesawat

"30 September 2017, saya dikontak oleh salah seorang misionaris yang bekerja di Korowai, di daerah Danau Wage, namanya Pak Trafer, bahwa ada pasien di Korowai, kami langsung sewa pesawat untuk mengangkut anak itu ke Jayapura," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Papua dr Silvanus Sumule di Jayapura, Kamis (5/10/2017).
Ilustrasi pesawat - Tempo.co
ANTARA
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua menyewa pesawat berbadan kecil untuk membawa seorang anak yang luka di bagian dahi dan diduga tumor dari Korowai ke Jayapura untuk berobat. 

"30 September 2017, saya dikontak oleh salah seorang misionaris yang bekerja di Korowai, di daerah Danau Wage, namanya Pak Trafer, bahwa ada pasien di Korowai, kami langsung sewa pesawat untuk mengangkut anak itu ke Jayapura," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Papua, dr Silvanus Sumule di Jayapura, Kamis (5/10/2017).

Pembiayaan pasien itu selama di rumah sakit, baik perawatan hingga tindakan operasi digratiskan dengan menggunakan Kartu Papua Sehat (KPS).

Korowai berada di persimpangan Kabupaten Yahukimo, Mappi, Boven Digoel, dan Asmat. Kehidupan suku yang baru ditemukan sekitar 30 tahun lalu masih terisolasi.

"Pak Trafer ini sudah lama bekerja sama dengan kami di Dinas Kesehatan Provinsi Papua, beberapa bulan lalu di tahun ini kami Dinkes Papua memberikan dukungan berupa obat-obatan kepada mereka," ujarnya. 

Dia mengatakan belakangan ini Dinas Kesehatan Papua terus memberikan dukungan berupa obat-obat kepada misionaris tersebut.

"Misionaris ini kontak saya bahwa ada pasien, jadi pasien itu dia kirim fotonya kepada saya. Kami langsung merespons dan saya bilang segera dikirim ke Jayapura untuk berobat," ujarnya. 

Pasien itu dikirim dari Korowai ke Jayapura pada Selasa (2/10), tiba di Bandara Sentani lalu dibawa ke Rumah Sakit Dian Harapan. 

"Mengapa, karena pasien yang masih tergolong anak ini terdapat luka yang menganga di bagian rahangnya, dan perlu penanganan serius," ujarnya.

Pada Rabu (4/10), dokter di RS Dian Harapan mendiagnosis bahwa luka di bagian rahang akibat infeksi, tetapi tidak menutup kemungkinan sebagai kangker.

"Kita masih membutuhkan beberapa pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis sebenarnya pasien itu menderita jenis penyakit apa," ujarnya.

Ia mengatakan pasien belum bisa dioperasi karena kondisi belum memungkinkan.

"Hingga kini kita masih memberikan obat antibiotik agar infeksinya tidak meluas. Sesudah itu barulah dilakukan tindakan operasi," kata dia. (*)

loading...

Sebelumnya

Pusat rehabilitasi narkoba di Papua diusulkan ke DPR RI

Selanjutnya

Dinkes Mimika kirim tim dokter spesialis di pedalaman

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4891x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4202x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2964x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2421x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe