Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Pembagian perahu untuk nelayan di Papua Barat bermasalah
  • Rabu, 19 Oktober 2016 — 12:37
  • 1008x views

Pembagian perahu untuk nelayan di Papua Barat bermasalah

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Barat, Simon Atururi ketika dikonfirmasi enggan menemui wartawan. Wartawan bahkan tiga kali mendatanginya, tetapi beliau tetap menghindar dengan dalih harus menemui sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)
Ilustrasi perahu nelayan - Dok. Jubi
Niko MB
ness@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Manokwari, Jubi – Pembagian perahu untuk nelayan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Barat mengalami masalah.

Salah seorang nelayan asal Kabupaten Tambrauw, Nehemia mengatakan dirinya mendapatkan perahu. Namun ia tidak diberikan motor tempel 15 peka (pk) yang seharusnya satu paket dengan perahu yang dibagikan tersebut. Padahal ia mempunyai kartu nelayan sebagaimana salah satu kriteria penerimaan perahu tersebut. Jika mempunyai kartu nelayan, mereka berhak menerima perahu motor alat pancing.

“Kenyataannya tidak demikian,” katanya kepada Jubi di Sorong, Senin (17/10/2016).

Warga lainnya, Lisbet mengaku memiliki kartu nelayan. Namun ia tak kebagian bantuan itu, sebab ada oknum-oknum tertentu yanng menjual dua perahu dan motor tempel kepada warga non OAP (orang asli Papua) di Sorong.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Barat, Simon Atururi ketika dikonfirmasi enggan menemui wartawan. Wartawan bahkan tiga kali mendatanginya, tetapi beliau tetap menghindar dengan dalih harus menemui sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)

Kepala Bidang Produksi DKP Papua Barat Frans Labobar mengaku tak mengetahui besar anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan barang-barang tersebut.

Ia mengatakan DKP hanya menyedian perahu dan motor dengan mesin 15 Pk untuk nelayan. Perahunya pun dibuat di dua tempat, yakni Manokwari dan Sorong.

“Soal anggaran itu urusan kadis (kepala dinas DKP),” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

LSM dituntut punya laporan penggunaan dana ke pendonor

Selanjutnya

Proyek Gereja fiktif, oknum pimpinan BPKAD dipanggil polisi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe