Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Tekan harga, Pemkab Jayawijaya buka empat titik penjualan BBM
  • Sabtu, 07 Oktober 2017 — 09:59
  • 970x views

Tekan harga, Pemkab Jayawijaya buka empat titik penjualan BBM

"Jadi kita dapat BBM dengan harga Rp8 ribu per liter (dari Jayapura), ditambah ongkos angkut pesawat Rp9 ribu per kilogram, ditambah ongkos angkut darat Rp1.000 jadi kita menjual dengan harga RP18 ribu per liter," katanya, di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (5/10/2017).
Wakil Bupati Jayawijaya John Banua - Antara Papua
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi - Bertujuan menekan kenaikan harga bensin di tingkat pengecer yang naik hingga Rp50 ribu per liter, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, membuka empat titik baru sebagai tempat penjualan bahan bakar minyak (BBM).

Wakil Bupati Jayawijaya, John Banua, mengatakan empat titik penjualan BBM tersebut masing-masing di Pertigaan depan Gereja Adven, di depan KUD, di pertigaan Pikey dan satunya lagi di depan Gedung Sosial GKI.

BBM yang hendak dijual di empat titik itu, menurut wabup, merupakan BBM nonsubsidi yang dibeli dari salah satu anak cabang pertamina dengan harga Rp8 ribu per liter di Jayapura.

"Jadi kita dapat BBM dengan harga Rp8 ribu per liter (dari Jayapura), ditambah ongkos angkut pesawat Rp9 ribu per kilogram, ditambah ongkos angkut darat Rp1.000 jadi kita menjual dengan harga RP18 ribu per liter," katanya, di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (5/10/2017).

Penjualan BBM Rp18 ribu per liter itu akan dilakukan setelah jam operasi tiga agen premium dan minyak solar (APMS) di Jayawijaya tutup.

"Sesudah habis pelayanan dari APMS, pada Pukul 3:00 WIT sampai Pukul 8:00 WIT kita akan buka penjualan BBM yang harga 18 ribu. Ini merupakan langka untuk menjaga stabilitasi harga BBM yang sekarang dijual dengan harga Rp50 sampai Rp60 ribu per liter di tingkat pengecer," katanya.

Menurut wabup, pihaknya sudah berkoordinasi dengan maskapai pengangkut BBM di Jayawijaya dan pihak maskapai penerbangan siap mendukung program pemerintah tersebut.

"Terkait maskapai My Indo yang mengalami masalah di Bandara Wamena kemarin, itu tidak terlalu berdampak karena ada beberapa penerbangan yang masih melayani, dan MY Indo sendiri ada memiliki dua pesawat yang melayani kami di sini sehingga persoalan My Indo yang satu itu tidak akan terlalu berdampak," katanya.

Menurut dia, 186 mama Papua yang difasilitasi pemerintah untuk menjual bensin enceran juga sepakat membantu pemerintah menekan lonjakan harga bensin di tingkat pengecer.

"Mama-mama ini berada di bawah pengawasan pemerintah dan mereka sudah komitmen untuk membantu menekan harga dengan menjual sesui kesepakatan kami dengan mereka," katanya. (*)

Sebelumnya

Konferensi Klasis ke-V pemilihan Ketua Klasis Seng-Solo berakhir

Selanjutnya

Jayawijaya minta tambahan slot time penerbangan kargo

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe