Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Sampah plastik jangan dibuang, bisa diubah jadi barang bermanfaat
  • Minggu, 08 Oktober 2017 — 14:28
  • 859x views

Sampah plastik jangan dibuang, bisa diubah jadi barang bermanfaat

Sampah plastik sisa pembungkus makanan dan minuman yang dibuang tidak pada tempatnya dan menyumbat saluran pembuangan yang mengakibatkan banjir saat hujan besar, sesungguhnya dapat diolah kembali menjadi barang yang bermanfaat.
Hasil kerajinan tangan yang dibuat di bank sampah Khena Mbay Umbay - Jubi/Engel Wally   
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi - Sampah plastik sisa pembungkus makanan dan minuman yang dibuang tidak pada tempatnya dan menyumbat saluran pembuangan yang mengakibatkan banjir saat hujan besar, sesungguhnya dapat diolah kembali menjadi barang yang bermanfaat.

Hal ini disampaikan pengelola bank sampah Khena Mbay Umbay, Farah Febriyanti, yang kesehariaannya mengerjakan dan mengelola sampah plastik dari masyarakat dan sampah yang dikumpulkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Ada banyak manfaat sebenarnya kalau mau mengelolanya dengan baik. Bahkan bisa juga menambah pendapatan keluarga," kata Farah, sapaan akrabnya, saat ditemui Jubi, di Sentani, Sabtu (7/10/2017).

Dijelaskan, sampah plastik diolah menjadi bahan cacah yang digiling menggunakan mesin, selanjutnya di kirim ke luar Papua untuk diproses menjadi biji plastik. Selain itu, sampah plastik yang dikumpulkan dari para pengumpul ini setelah disortir atau dipisahkan, dapat dibuat menjadi kerajinan tangan seperti hiasan dinding, krey atau gorden jendela dan pintu, lampion, dan taplak meja.

"Hasil kerajinan tangan yang dibuat ini ada nilai ekonominya bila dijual atau bisa digunakan untuk kepentingan pribadi di rumah. Ini membantu menekan pengeluaran karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli barang sejenis. Selain mengajak, saya juga berpesan agar masyarakat mau memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita, yang mungkin menurut orang lain tidak bermanfaat. Hitung-hitung juga bekerja membangun kesadaran untuk menjaga lingkungan sendiri," ujarnya.

Katerina, seorang ibu rumah tangga di kampung Komba, mengaku sudah biasa memesan barang-barang hasil olahan sampah plastik di bank sampah Khena Mbay Umbay.

"Minggu lalu saya pesan satu buah krey dari tutup air galon untuk gantungan di depan teras rumah saya. Kelihatannya sederhana tetapi sangat bagus karena bisa juga dipasang di depan pintu maupun jendela. Selain itu juga penutup lampu seperti lampion yang terbuat dari sisa gelas air mineral," ungkapnya. (*) 

 

Sebelumnya

Mathius Awoitauw bukan birokrat tulen, mampu selesaikan tugas dengan baik

Selanjutnya

Cegah korupsi, KPU disarankan pake sistem e-katalog

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe