Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. USTJ gelar fashion show busana Papua
  • Minggu, 08 Oktober 2017 — 19:06
  • 1103x views

USTJ gelar fashion show busana Papua

Tercatat ada delapan pasang putra putri dari mahasiswa  USTJ meramaikan panggung show yang digelar di aula kampus setempat.
Peserta Fashion Show ketika berfoto bersama dengan juri - (Jubi Hengky/Yeimo)
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Universitas Sains dan Teknologi (USTJ) menyelenggarakan Fashion Show memerkan busana budaya Papua. Tercatat ada delapan pasang putra putri dari mahasiswa  USTJ meramaikan panggung show yang digelar di aula kampus setempat.

“Mereka menampilkan busana pakaian adat dari masing-masing suku yang ada di Papua dan luar Papua,” kata koordinator Fashion Show dan Fotografi, Jeni Kiwo Kepada jubi, Sabtu, (07/10/17).

Jeni menyebutkan peserta fashion show 10 pasang terdiri dari 20 orang putra dan putri. Namun yang mengikuti perlombaan hanya delapan  pasang. “Sedangkan seorang hanya tunggal sebagai partisipasi,” kata Jeni menjelaskan.

Ia berharap acara yang digelar itu mampu menumbuhkan cinta anak  Papua terhadap budayanya sendiri. Hal itu sesuai dengan tema yang ia usung tentang Budaya Papua.

menurut jeni, Fashion show busana Papua itu dalam rangka memeriahkan Dies Natalis USTJ Ke-26. “Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di kampus USTJ,” katanya.

Jeni berharap kegiatan itu juga diikuti perguruan tinggi lain di Papua sebagai kegiatan yang bersifat mencintai budaya.

Ketua I Dewan Adat Papua (DAP) Jhon Wob, yang menjadi salah satu Juri menyatakan penampilan busana budaya yang sudah dipakai oleh mahasiwa USTJ hukumnya wajib. “Sebab, manusia pertama adalah manusia berbudaya,” kata Jhon.

Ia  merasa bangga dengan mahasiswa USTJ yang telah menunjukan jati diri sebenarnya. Menurut dia, budaya adalah gambaran pertama tentang taman Firdaus yang menunjukan rasa bersalah  manusia pertama kali untuk menutupi aura pakai adat dari masing-masing suku.

“Saya sangat bangga bahwa anak-anak USTJ telah masuk di dalam taman Firdaus itu. Salah satunya ialah mencinta budayanya sendiri. Ini harus dikembangkan,”katanya. (*)

Sebelumnya

Sabtu, relawan LE sosialisasi dan bakar batu di Waena

Selanjutnya

Wali Kota Jayapura kutuk pelaku pemerkosaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe