Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. Bantemin menjadi kawasan wisata
  • Minggu, 08 Oktober 2017 — 19:59
  • 1717x views

Bantemin menjadi kawasan wisata

Keputusan itu tertuang dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah(RTRW) Kabupaten Kaimana.
Situasi Pantai bantemin Kaimana Ramai di kunjungi Masyarakat, Jubi/Jacob
Jacob Owen
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Kaimana,Jubi - Kawasan sepanjang jalan Utarom pantai Bantemin  hingga Tanjung Simora dijadikan kawasan wisata. Keputusan itu tertuang dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah(RTRW) Kabupaten Kaimana.

“Meski telah ada perda (RTRW) dan sudah menjadi aturan hukum. Sampai dengan saat ini belum ada aturan pelaksanaan yang turun dari kepala daerah,” kata Kepala Bandan Perencanaan Pembanggunan Daerah Kabupaten Kaimana, Abdul Rohim Furuada, kepada Jubi Jum'at (7/10/2017).

Ia menyebutkan kawasan yang telah ditetapkan dalam Perda (RTRW) yang telah di konsultasikan ke Provinsi dan ke Jakarta itu bisa mendatangkan PAD. Menurut dia, saat ini sudah ada pemunggutan karcis bagi pengunjung kawasan tersebut, namun ia memastikan sistem pemunggutan karcis perlu perencanaan yang lebih baik.

“Selain itu kami sedang memikirkan sejumlah sarana infrastruktur sebagai penunjang,” kata Abdul  menambahkan.

Abdul menyebutkan penetapan kawasan jalan Utarom pantai Bantemin  hingga Tanjung Simora menjadi lokasi wisata yang harus diimbangi perencanaan yang baik. Di antaranya memberlakukan sistem buka tutup jalan dan keterlibatan pihak ketiga mengelola  sektor pariwisata.

“Investor yang mau bekerja sama dengan pemerintah daerah sanghat perlu dilibatkan sebagai pihak ketiga,” katanya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kaimana, Rusli Ufnia, menyebutkan lembaga  dewan telah banyak menyetujui anggaran untuk mendorong sektor pemasukan asli daerah. “Termasuk di bidang kepariwisataan,” kata Rusli.

Menurut dia, sudah terlalu banyak usulan anggaran dari pemerintah untuk membanggun sarana dan prasarana yang sudah disetujui, namun ia menyayangkan hasilnya belum maksimal. Ia juga sependapat jika  ada pihak ke tiga yang ingin berpartisipasi mengelola.

“Karena memang untuk memajukan kepariwisataan di Kaimana dengan potensi yang ada ini butuh orang yang benar-benar ahli,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Jalan Haylai-Bumsur di Kaimana rusak

Selanjutnya

DPRD Kaimana menilai peran inspektorat belum maksimal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 9904x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3413x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2145x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe