Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pembahasan saham PTFI dinilai perlu libatkan berbagai pihak
  • Senin, 09 Oktober 2017 — 18:27
  • 877x views

Pembahasan saham PTFI dinilai perlu libatkan berbagai pihak

"Dewan, tokoh agama, tokoh masyarakat, yang di dalamnya termasuk pemilik ulayat, diajak diskusi bersama bagaimana mengkonkretkan keikutsertaan kita dalam divestasi 10 persen," katanya, Senin (9/10/2017).
Ilustrasi Kantor Pusat Freeport di Phoenix, Arizona, Amerika - Supplied
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Komisi III DPR Papua yang membidangi anggaran, aset daerah, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengingatkan Pemprov Papua, supaya melibatkan berbagai pihak di Papua ketika pembahasan 10 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI), yang diberikan Pemerintah Indonesia kepada Pemprov Papua.

Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus Bolly mengatakan, dewan menyambut baik hal itu. Tinggal perinciannya seperti apa. Pihaknya akan meminta gubernur melibatkan DPR Papua, dalam proses merincikan keikutsertaan sebagai bagian dalam divestasi ini.

"Dewan, tokoh agama, tokoh masyarakat, yang di dalamnya termasuk pemilik ulayat, diajak diskusi bersama bagaimana mengkonkretkan keikutsertaan kita dalam divestasi 10 persen," katanya, Senin (9/10/2017).

Menurutnya, seperti apa rician saham nanti, itu akan dibicarakan belakangan.

"Yang pasti kami minta posisi kini, DPR Papua, tokoh agama, tokoh masyarakat dilibatkan, karena Majelis Rakyat Papua kini lagi stagnan," ujarnya.

Untuk keikutsertaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau holding company kata Carolus, belum dapat dibicarakan seperti apa, karena ini konteksnya masih bagian 10 persen Pemprov Papua.

"Nanti terjemahannya seperti apa, keikutsertaannya bagaimana, pembagiannya bagaimana, ada skema-skema dalam rancangan pemerintah pusat maupun provinsi, dan dewan harus ikut aktif di situ, sehingga tahu ujungnya seperti apa kesepakatan itu," katanya.

Presiden Joko Widodo melalui Menteri ESDM, Iganasius Jonan sepakat membagi porsi saham PTFI sebanyak 10 persen kepada masyarakat Papua.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Jonan bersama Gubernur Papua Lukas Enembe, akhir pekan lalu. “Pemerintah Provinsi Papua satu bahasa dengan Pemerintah Pusat. Disinggung juga Papua akan mendapat porsi 10 persen saham, dibagi dengan Kabupaten Puncak Jaya, Mimika, serta masyarakat adat,” kata Staf Khusus Menteri ESDM, Hadi M. Djurait.

Menurut Hadi, pihak Freeport sebenarnya tak keberatan dengan divestasi, namun lebih pada persoalan formula, mekanisme hingga harga.

Dengan adanya pertemuan tersebut, Kementerian ESDM akan kembali dilibatkan dalam diskusi detail mengenai formula divestasi tersebut. (*)

Sebelumnya

Data kredit macet Bank Papua sudah jelas

Selanjutnya

Pasangan Cagub Papua, diingatkan beri pendidikan politik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe