Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Harga buah mahal di Pasar Youtefa, pedagang keluhkan sepinya pembeli
  • Selasa, 10 Oktober 2017 — 19:09
  • 1684x views

Harga buah mahal di Pasar Youtefa, pedagang keluhkan sepinya pembeli

"Yang naik antara lain buah naga dan buah semangka. Sekarang buah naga harganya dari Rp25 ribu menjadi Rp35 ribu. Terus buah melon dan semangka, dari harga Rp10 ribu naik sampai Rp30 ribu," katanya, Selasa (10/10/2017).
Buah semangka yang dijual di Pasar Sentral Youtefa Abepura, Selasa, (10/10/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Akhir-akhir ini, pedagang buah di Pasar Sentral Youtefa, Abepura, Kota Jayapura, Papua, mengeluhkan sepinya pembeli. Para pedagang mengaku melonjaknya harga buah-buahan, membuat dagangan mereka sepi.

Sri Lestari, salah satu pedagang buah, mengatakan beberapa jenis buah mengalami kenaikan harga karena sedang sepi panen.

"Yang naik antara lain buah naga dan buah semangka. Sekarang buah naga harganya dari Rp25 ribu menjadi Rp35 ribu. Terus buah melon dan semangka, dari harga Rp10 ribu naik sampai Rp30 ribu," katanya, Selasa (10/10/2017).

Secara umum, menurut dia, harga buah-buahan mengalami kenaikan karena berbagai faktor.

"Sekarang mahal karena bukan musimnya. Yang sekarang lagi musim itu mangga. Kalau jeruk tidak laku, banyak yang layu dan busuk," ujarnya.

Ia mengaku, suplai buah-buahan berasal dari berbagai daerah antara lain Surabaya, Ambon dan Makassar. “Tapi stok lokal juga ada. Semuanya dari Koya dan Arso,” tambahnya. 

Menurutnya ada beberapa jenis buah tertentu yang banyak dicari pembeli.

"Melon dan semangka, juga pisang. Tapi, itu juga mengalami kenaikan harga karena banyaknya permintaan,” katanya.

Ditambahkan, buah lokal lainnya yang mengalami kenaikan harga adalah salak. Minggu lalu, salak dihargai Rp10 ribu per kg. Di minggu ini, naik jadi Rp11 ribu per kg.

Namun menurut Sugiono, salah satu pedagang buah, tak semua harga buah naik. Untuk melon dan semangka yang dijualnya masih stabil setiap minggunya. Sebab, pasokan kedua jenis buah ini masih normal. 

Pada minggu ini, lanjutnya, sebanyak 20 ton melon beredar di pasar. Sementara, pasokan semangka mencapai 8 ton. “Saat ini, harga melon berkisar Rp10 ribu sampai Rp25 ribu per buah. Sedang semangka dipatok Rp10 ribu sampai Rp30 ribu per buah. Tergantung ukuran saja,” katanya.

Sementara itu Andi Baiye, seorang pembeli mengatakan, kenaikan harga ini sangat memprihatinkan, harusnya ada partisipasi dari pemerintah untuk menekan harga.

"Tapi meskipun harga buah mahal, saya tetap membeli buah semangka seharga Rp20 ribu. Untuk kenaikan harga seharusnya ini cepat diatasi pemerintah," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Di kota Jayapura, hanya 400 UMKM orang asli Port Numbay

Selanjutnya

Tunggakan Rp37 miliar, PDAM akan terapkan pendekatan hukum ke pelanggan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6122x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5720x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3823x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe