Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. LSM anti korupsi desak pengusutan penyelewengan Raskin
  • Selasa, 10 Oktober 2017 — 20:11
  • 796x views

LSM anti korupsi desak pengusutan penyelewengan Raskin

Kasus korupsi raskin sebanyak 400 ton yang pernah terungkap lewat operasi tangkap tangan (OTT) oleh mantan Kapolres Jayawijaya, AKBP. John Edison Isir di pasar Hibama.
Aktivis AKP, Yan Matuan didampingi ketua FMJPTP se Jayupura sedang memberikan keterangan kepada Jubi di Jayapura, Selasa, (10/10/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Lembaga swadaya masyarakat Anti Korupsi Papua (AKP) dan Forum Masyarakat Jayawijaya se-Pegunungan Tengah Papua (FMJPTP) mendesak Polda Papua dan Kejaksaan Tinggi Papua mengungkap kasus tindak pidana korupsi penyelewengan beras miskin (Raskin) di Kabupaten Jayawijaya tahun anggaran 2012 silam.

Kasus korupsi raskin sebanyak 400 ton yang pernah terungkap lewat operasi tangkap tangan (OTT) oleh mantan Kapolres Jayawijaya, AKBP. John Edison Isir di pasar Hibama.

“Kepala distrik Wouma, Napua dan Yalengga sebagai tersangka bahkan telah diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Papua (Kejati) Papua, Rabu 23 April 2013 lalu,” kata Ketua FMJPTP di Jayapura, Yulianus Mabel, kepada Jubi di Jayapura Selasa, (10/10/2017).

Mabel menilai kinerja penegak hukum masih lambat, bahkan ia menduga  aparat hukum masuk angin tidak punya niat menuntakan kasus itu. “Saya minta kepada Kapolres  Jayawijaya dan Kapolda Papua segera tindaklanjuti sesuai dengan janjinya beberapa waktu lalu,” kata Mabel menjelaskan.

Ia berharap aparat kepolisian melaksanakan penegakan hukum secara professional dan tidak tebang pilih. Apa lagi Polda Papua pernah menyampaikan menjadi musuh koruptor.

Aktivis AKP, Yan Matuan juga mengatakan  jika Polda dan Kejati Papua memberikan pecintraan yang baik kepada masyarakat, maka harus membuktikan dengan mengungkap para pelaku kasus beras miskin dan pembagian dana desa yang hingga kini belum ada kejelasan.

“Masalah ini sudah tangani serius oleh Kapolres Jayawijaya, tapi tiba-tiba langsung dipindahkan ke Manokwari, waktu itu Kapolda Tito Karnavian,” kata Yan.

Ia minta Kapolda baru harus usut tuntas, karena barang bukti sudah ada. (*)

Sebelumnya

LP3BH protes pelaku Tipikor di Papua Barat

Selanjutnya

Papua kaya mineral logam, perlu pengelolaan berdasar regulasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe