Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Daya serap Pemkab Jayawijaya sudah 75 persen
  • Selasa, 10 Oktober 2017 — 20:52
  • 775x views

Daya serap Pemkab Jayawijaya sudah 75 persen

Tercatat hingga pekan ke dua Oktober 2017 anggaran itu sudah digunakan untuk kegiatan fisik maupun non fisik.
Pertemuan Sekda bersama Inspektorat Jayawijaya bersama seluruh pimpinan OPD-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Daya serap anggaran belanja daerah  Pemkab Jayawijaya tahun ini sudah mencapai 75 persen. Tercatat hingga pekan ke dua Oktober 2017 anggaran itu sudah digunakan untuk kegiatan fisik maupun non fisik.

“Dua bulan lagi masa anggaran 2017 kita sudah tekankan kepada semua OPD bahwa kegiatan-kegiatan yang sedang disiapkan segera diselesaikan,” kata Sekretaris Daerah Jayawijaya, Yohanes Walilo, kepada wartawan di kantor Bupati Jayawijaya, Selasa (10/10/2017).

Menurut dia, seharusnya per 31 Desember 2017 semua anggaran belanja daerah sudah selesai. “Di mana kegiatan yang sifatnya kontrak harus selesai jika tidak putus kontrak,” kata Walilo menambahkan.

Ia menyebutkan progres capaian pemerintah Kabupaten Jayawijaya cukup baik jika dibandingkan dengan kabupaten lain, karena ada kabupaten yang sama sekali baru memulai sidang perubahan anggaran.

“Kita sudah lengkap penyelesaian, sebagian laporan ada yang sudah mau selesai dan ada juga yang sudah selesai, mudah-mudahan progres ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” katanya.

Walilo menjelaskan, adanya kelangkaan semen beberapa bulan belakangan ini diakui sempat menjadi hambatan. Namun hal itu bukan menjadi alasan tidak menyelesaikan pekerjaan menjelang deadline tahun anggaran.

Ia menekankan siapa pun kontraktor yang menangani kegiatan  harus menyelesaikan pekerjaan, tidak bisa dengan alasan tidak ada semen dan membiarkan pekerjaan. “Ini kan kondisi umum dan itu resiko kontraktro yang ambil kegiatan dengan cara apa dia harus selesaikan,” kata Walilo menegaskan.

Sikap itu dilakukan sebagai pemerintah daerah yang harus bergerak cepat menyelesaikan  seluruh pekerjaan, karena target November akhir dapat diselesaikan  sehingga per 31 Desember tidak kegiatan yang menjadi hutang di anggaran baru.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jayawijaya, Petrus Mahuze mengharapkan kelangkaan semen yang terjadi belakangan ini tidak menghambat pelaksanaan program fisik yang dianggarkan dalam APBD tahun 2017.

"Harapan kami  sampai akhir tahun tidak ada kendala. Namun kalau ada kendala terkait dengan kurang distribusi semen, kami  berharap ada kreatifitas dari para kontraktor,” kata kata Petrus.

Sikap itu akan disampaikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai pelaksana program fisik untuk mendorong rekanan  menyelesaikan pekerjaan tahun 2017.  

Petrus tak memungkiri pekerjaan fisik yang dianggarkan 2017 akan terjadi keterlambatan pelaksanaan. Namun ia memastikan tidak akan membawa program 2017 ke tahun berikutnya.

“Tetapi kita berharap ada minimalisir. Tidak banyak yang kita bawa ke tahun 2018,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

KPU Yalimo gelar bimtek bagi parpol

Selanjutnya

DPRD Jayawijaya minta distribusi barang diawasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe