Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Puskesmas Sentani lakukan penjaringan anak sekolah, periksa fisik dan gigi
  • Rabu, 19 Oktober 2016 — 14:02
  • 785x views

Puskesmas Sentani lakukan penjaringan anak sekolah, periksa fisik dan gigi

“Kami lihat dari kulitnya dan ujung kaki apa ada bercak–bercak putih yang mencurigakan. Kemudian lihat juga apakah ada kelenjar-kelenjar yang harus ditindak lanjuti, dengan terapi selanjutnya,” jelasnya.
Penjaringan siswa dilakukan sejak bulan September di 28 sekolah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, fisik dan gigi. Mulai dari kepala sampai dengan ujung kaki - Jubi.Yance Wenda
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sentani, Jubi - Kepala Puskesmas Sentani Kota kabupaten Jayapura dr. Dian Retnowati mengatakan, pihaknya sedang melakukan program penjaringan anak sekolah di Sentani dan sekitarnya.

“Dipusatkan pada semua anak Sekolah  Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas,” katanya kepada Jubi di ruang kerjanya, Selasa (18/10/2016).

Penjaringan ini dilakukan sejak bulan September di 28 sekolah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, fisik dan gigi. Mulai dari kepala sampai dengan ujung kaki.

“Kami lihat dari kulitnya dan ujung kaki apa ada bercak–bercak putih yang mencurigakan. Kemudian lihat juga apakah ada kelenjar-kelenjar yang harus ditindak lanjuti, dengan terapi selanjutnya,” jelasnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, belum ditemukan adanya kusta. Ada beberapa siswa yang dicurigai, setelah dites ternyata bukan kusta melainkan infeksi kulit biasa.

Ia juga mengatakan kebersihan mulut para siswa masih belum baik. Gigi siswa masih banyak yang harus diperbaiki.
“Masih banyak informasi yang harus disampaikan kepada anak-anak dan ibu mereka,“ ucap dr. Dian.

Staf Puskesmas Sentani Kota, Alfonsina Rumbino mengatakan, saat mereka melakukan pelayanan tidak ada yang menolak. Semua siswa mengerti tentang program penjaringan anak sekolah.

“Untuk bulan ini khusus SMP. Bulan kemarin ada satu SMP yang tidak kami lakukan karena ada ujian,” katanya.

Alfonsina menambahkan program penjaringa anak sekolah seharusnya dilakukan dua kali setahun. Namun karena waktu dan juga tenaga Puskesmas kurang, hanya dilakukan sekali pada semester awal.

“Kami satu tim ini terdiri dari perawat, dokter dan petugas gizi. Kalau perawat kita periksa untuk umum. Dokter gigi periksa gigi. Petugas gizi mengukur tinggi badan dan berat badan. Mereka akan menentukan siswa tingginya normal atau tidak dan berat badannya sesuai atau tidak,” ucap Alfonsina. (*)

loading...

Sebelumnya

FIM aksi pengalangan dana untuk penderita tumor di Kaimana

Selanjutnya

Cegah filariasis Puskesmas Hamadi gencarkan sosialisasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4193x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2707x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2586x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe