Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Satu lagi gunung api di Vanuatu yang meresahkan
  • Rabu, 11 Oktober 2017 — 06:27
  • 965x views

Satu lagi gunung api di Vanuatu yang meresahkan

Lopevi adalah salah satu dari beberapa gunung berapi yang sering aktif di Vanuatu.
Foto kawah aktif di Gunung Lopevi diambil saat observasi tanggal 1 Oktober 2017, uap dan gas vulkanik bisa dilihat keluar dari kawah itu - DVU/Department Geo-Hazards Vanuatu
Vanuatu Daily
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Lopevi, Jubi – Pulau berbentuk kerucut kecil seluas 7 km bernama Lopevi di Vanuatu terus menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanis yang meresahkan, demikian update terbaru Departemen Geo-Hazards.

Pengamatan terakhir menunjukkan aktivitas di gunung berapi itu hanya terjadi di kawah-kawah  aktif di bawah puncak kawah.

Foto dan gambar termal inframerah menunjukkan aktivitasnya terdiri dari gas vulkanik dan uap. Tidak ada letusan yang sedang terjadi.

Letusan terakhir di Lopevi terjadi pada tanggal 13 Januari tahun ini (2017) dan menyemburkan uap dan gas yang singkat.

Setelah mengamati uap yang menggumpal di kamera web pada tanggal 23 September, tingkat siaga kembali naik ke Level 2, yang menunjukkan ‘Major Unrest’; bahaya di sekitar tepian kawah dan daerah tertentu, kegelisahan yang besar, kemungkinan erupsi dan juga kemungkinan erupsi lateral.

Lopevi adalah salah satu dari beberapa gunung berapi yang sering aktif di Vanuatu.

Erupsi yang mengasilkan abu vulkani terjadi setiap 3-10 tahun. Gunung berapi ini telah aktif dalam sejarah sepanjang waktu di kedua puncak dan lubang corong di sekitar kawah, menghasilkan letusan eksplosif yang moderat dan aliran lava yang dapat mencapai sisiran pantai.

Pulau ini telah dievakuasi pada tahun 1939 dan 1960 menyusul letusan besar. Saat ini sangat sedikit populasi yang tinggal di pulau ini.(Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

Angka kemiskinan Fiji turun, bagaimana dengan kesenjangan?

Selanjutnya

Lahan terbatas, warga Port Moresby ganti metode pemakaman

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat