Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Tidak ada guru, aparat kampung siap jadi pengajar di Kampung Es Wambi
  • Rabu, 11 Oktober 2017 — 18:54
  • 751x views

Tidak ada guru, aparat kampung siap jadi pengajar di Kampung Es Wambi

“Terus terang, kami sangat kecewa dengan kondisi pendidikan di sini. Padahal selain ada SD, juga sudah ada SMP serta salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun sayangnya, guru tak pernah ada di tempat tugas,” katanya.
Anak-anak di Kampung Wambi, Distrik Okaba yang kurang diperhatikan dalam dunia pendidikan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi- Masyarakat di Kampung Es Wambi, Distrik Okaba, Kabupaten Merauke mengungkapkan kekecewaan mereka, lantaran guru tak pernah berada di tempat tugas. Akibatnya, anak-anak tidak bisa mengikuti proses belajar dengan baik.

Hal itu diutarakan Kepala Kampung Esw Wambi, Finansius Kaize kepada Jubi Rabu (11/10/2017). “Terus terang, kami sangat kecewa dengan kondisi pendidikan di sini. Padahal selain ada SD, juga ada SMP dan salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun sayangnya, guru tak pernah ada di tempat tugas,” katanya.

Kalaupun mereka datang, kata dia, paling hanya bertahan seminggu. Setelah itu, menghilang selama berbulan-bulan.

“Jika kondisi ini terus terjadi, maka saya bersama beberapa aparatur kampung, sudah mempersiapkan diri untuk mengajar. Itu dilakukan demi masa depan anak-anak yang umumnya adalah orang asli Papua,” tegasnya.

Ditanya kemungkinan ketidakhadiran guru-guru karena belum adanya rumah dinas, Kaize mengaku, itu bukan menjadi alasan. Ada beberapa rumah dinas yang disiapkan, tetapi tidak ditempati, sampai rusak.

Kepala Distrik Okaba, Fransiskus Kamijay mengaku, sudah tiga bulan, dirinya menahan gaji para guru yang tak pernah melaksanakan tugas. “Apa yang saya lakukan semata-mata karena keluhan dari masyarakat terkait proses belajar mengajar yang tidak berjalan,” tegasnya.

Jika guru sudah kembali ke tempat tugas, lanjut Fransiskus, baru gajinya diserahkan. “Ya, kalau hanya menghabiskan waktu di kota, gaji akan tetap saya tahan. Silakan menilai kalau saya tidak baik,” katanya. (*)

Sebelumnya

Warga Kampung Es Wambi belum miliki rumah layak huni

Selanjutnya

Tak jalankan tugas, Kadistrik Okaba tahan puluhan gaji guru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe