Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Bank Papua: Lelang sukses dan hasilnya tak pengaruhi kondisi bank 
  • Kamis, 12 Oktober 2017 — 12:58
  • 355x views

Bank Papua: Lelang sukses dan hasilnya tak pengaruhi kondisi bank 

Terkait permasalahan Nyonya Meneer, Bank Papua mengakui dengan proses hak lelang yang dipunyainya pada September hingga Oktober 2017 di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jawa Tengah, berhasil memenangkan tiga investor.
Perayaan HUT ke-51 Bank Papua – Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Terkait permasalahan Nyonya Meneer, Bank Papua mengakui dengan proses hak lelang yang dipunyainya pada September hingga Oktober 2017 di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jawa Tengah, berhasil memenangkan tiga investor.

“Perusahaaan grup Sido Muncul dan dua investor lainnya pengusaha yang mau membayar tanahnya dan semua tanggungan yang ada,” ujar Direktur Utama Bank Papua, F Zendrato, kepada Jubi, melalui telepon selularnya, Selasa (10/10/2017). 

Dengan demikian semua urusan lelang telah beres dan menutup semua permasalahan Bank Papua dalam pemberian kredit kepada Nyonya Meneer. 

“Bank Papua adalah satu-satunya kreditur separatis atau pemegang jaminan Nyonya Meneer dan kami sudah melelang jaminan yang ada dan semua sudah selesai dan beres,” ujarnya.

Zendrato juga mengatakan pelelangan itu sudah menutup nilai hutang debitur sebesar Rp 68 miliar. Sebelas aset yang ada tak semua dilelang oleh Bank Papua sebab masih ada yang disimpan seperti  PT lainnya dan milik pemilik. 

Kurator PT Perindustrian Njonja Meneer (Nyonya Meneer), Ade Liansah, dikutip media ekonomi KONTAN, Minggu (3/9/2017), mengatakan berdasarkan penelusuran, pihaknya mengidentifikasi terdapat enam aset atas nama perusahaan dan 72 hak paten yang dapat dilelang menjadi sumber pembayaran hak kreditor.

Saat ini aset-aset tersebut telah didaftarkan oleh Bank Papua untuk dilelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang. Bank Papua memiliki waktu hingga 4 Oktober 2017 untuk melelang sendiri seluruh jaminan yang mereka kuasai.

Perusahaan jamu ini dinyatakan pailit pada Kamis (10/8/2017) setelah Pengadilan Niaga Semarang membatalkan perjanjian perdamaian No.01/Pdt.Sus-PKPU/2015/PN. Niaga.Smg tertanggal 8 Juni 2015. Dalam surat perjanjian perdamaian tahun 2015 itu Bank Papua tercatat sebagai salah satu kreditor terbesar dengan total kredit mencapai Rp 68 miliar.

Selain Bank Papua, PT. Nyonya Meneer juga berutang kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Semarang Rp 20,8 miliar dan kewajiban terhadap karyawan (koperasi) sekitar Rp 10 miliar. Total utang perusahaan ini mencapai Rp 198,4 miliar.

Dalam kasus ini, Bank Papua sebagai satu-satunya kreditur pemegang jaminan (separatis). (*) 

 

Sebelumnya

Tunggakan Rp37 miliar, PDAM akan terapkan pendekatan hukum ke pelanggan

Selanjutnya

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Bulog perkuat kesiapan stok pangan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe