Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Menjelang Natal dan Tahun Baru, Bulog perkuat kesiapan stok pangan
  • Kamis, 12 Oktober 2017 — 13:39
  • 368x views

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Bulog perkuat kesiapan stok pangan

Menjelang perayaan Natal 2017 dan menyambut Tahun Baru 2018, Perum Bulog Papua dan Papua Barat mengakui telah memperkuat kesiapan stok yang mencapai 4,5 bulan ke depan dan 14.700 ton gula pasir.
Kantor Divisi Regional Bulog Papua dan Papua Barat di Jayapura - Jubi 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Menjelang perayaan Natal 2017 dan menyambut Tahun Baru 2018, Perum Bulog Papua dan Papua Barat mengakui telah memperkuat kesiapan stok yang mencapai 4,5 bulan ke depan dan 14.700 ton gula pasir.

“Jumlah beras ini akan terus masuk secara akumulatif. Stok kami datangkab dari Sulsel. Begitu pula komoditi lainnya seperti gula dan minyak goreng,”ujar Kadivre Bulog Papua dan Papua Barat, Fauzi Muhamad, kepada wartawan, Rabu (12/10/2017). 

Untuk minyak goreng kemasan sudah mendapatkan kepastian kedatangan kurang lebih 36 ribu liter dan beberapa kesiapan dari Divre Sulsel serta beberapa daerah di Papua seperti Merauke seperti bawang merah dan cabai, jika terjadi kenaikan harga pada natal dan tahun baru mendatang.

Kementerian Perdagangan bersama Bulog telah menetapkan harga beras medium untuk pelaksanaan operasi pasar jika terjadi kenaikan harga seperti Rp 7.300/kg dari gudang dan Rp 8.100/kg di lokasi operasi pasar.

Terkait penyerapan beras petani, Bulog Divre Papua menegaskan hingga kini baru mencapai kurang lebih 70 persen dari target 46 ribu ton.

“Kita sampai saat ini baru mencapai 30. 200 ribu ton atau 70 persen yang diperoleh dari sentra padi Papua dan Papua Barat seperti Merauke, Manokwari, dan Nabire. Dengan bertambahnya penambahan gudang sebanyak 3.500 ton kami yakin dan optimis dimana saat ini panen gaduh bisa terealisasi kekurangannya hingga 30 persen jika semuanya kondisi yang mendukung seperti cuaca, iklim, dan pupuk serta irigasinya,” paparnya.

Terkait penyaluran rastra, Fauzi Muhamad mengaku penyaluran rastra hingga 10 oktober 2017 telah mencapai 84 persen untuk 10 bulan. Sisanya sekitar tiga bulan akan terus digenjot dimana yang belum tersalurkan kung lebih 29 ribu ton.

“Kami sudah kirim surat ke Gubernur, Wali Kota, dan Bupati di seluruh Papua untuk dapat menyelesaikan semuanya sebelum bulan Desember. Bahkan untuk praktis, libur tetap kita layani pencairan rastra,” katanya.

Kabid Komersil Bulog Divre Papua dan Papua Barat, Bolu Ismail, menambahkan pihaknya sudah menyiapkan program Gerakan Stabilitas Pangan (GSP) yang juga akan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Kita juga kan sama menerapkan program GSP di Kansilog dan Sub divre di Papua dan Papua Barat serta RPK yang juga menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

“Saat ini di gudang kami ada kurang lebih 2.000 ton gula, dan sebentar akan masuk kurang lebih 2.300 ton lagi. Untuk dua bulan ke depan kita akan kedatangan lagi kurang lebih 10 ribu ton yang akan disebar di seluruh Papua dan Papua Barat,” katanya. (*)

 

Sebelumnya

Bank Papua: Lelang sukses dan hasilnya tak pengaruhi kondisi bank 

Selanjutnya

Jasa Raharja: Santunan naik, prosentase terbesar usia produktif

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe