Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. Menunggu kesungguhan Catalonia merdeka
  • Kamis, 12 Oktober 2017 — 16:27
  • 1009x views

Menunggu kesungguhan Catalonia merdeka

Bagi Spanyol, kehilangan Catalonia juga akan memberikan dampak besar
Ribuan masa pendukung kemerdekaan memadati jalanan saat melakukan aksi di pusat kota Barcelona, 2 Oktober 2017. AP/Jubi
Editor : Syam Terrajana

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Madrid, Jubi - Perdana Menteri Spanyol , Mariano Rajoy mengultimatum pemerintah Catalonia untuk membatalkan kemerdekaannya dalam tempo 8 hari terhitung sejak Rabu, 11 Oktober 2017. Jika ultimatum itu tidak dipenuhi, maka status otonomi khusus Catalonia akan dicabut dan wilayah itu akan diperintah langsung oleh Madrid.

"Kabinet telah sepakat pagi ini untuk secara resmi meminta Barcelona untuk membenarkan apakah telah menyatakan independensi Catalonia, terlepas dari kebingungan yang disengaja yang dibuat mengenai pelaksanaannya," kata Rajoy.

Pemerintah Catalonia diberikan waktu sampai Senin, 16 Oktober 2017 untuk menjawabnya. Dan, jika kemerdekaan telah dideklarasikan, maka diberi 3 hari tambahan untuk membatalkannya, sampai Kamis, 19 Oktober 2017.

Rajoy menambahkan bahwa jika permintaannya tidak diindahkan, maka pemerintah pusat akan menggunakan Pasal 155 Konstitusi yang memungkinkan Rajoy memecat pemerintah daerah Catalonia dan menarik status otonomi.

Carles Puigdemont, pemimpin Catalonia secara sepihak mendeklarasikan kemerdekaan Catalonia pada Selasa, 10 Oktober 2017. Namun ia membatalkan deklarasi kemerdekaan dan memilih berdialog dengan Madrid.

Referendum kemerdekaan Catalonia yang dilakukan pada 1 Oktober menghasilkan 90 persen warga Catalonia memilih merdeka dari Spanyol. Para pendukung Catalonia merdeka pun kecewa dengan keputusan Puigdemont yang disampaikan dalam pidatonya di luar parlemen.

Adapun Madrid menanggapi dengan marah pidato Puigdemont di parlemen Catalonia yang mengatakan pemerintahannya tidak akan menanggapi ataupun melakukan mediasi atas hasil referendum memerdekakan diri dari Spanyol.

Puigdemont meminta parlemen untuk menunda penerapan deklarasi kemerdekaan itu agar dapat membuka dialog dengan pemerintah pusat.

Sikap Puigdemont ini membingungkan banyak pihak, termasuk para warga Catalonia yang sudah menggunakan hak pilihnya dalam referendum 1 Oktober lalu.
"Saya mengusulkan menunda deklarasi kemerdekaan ini untuk memulai dialog dalam beberapa pekan mendatang."katanya beberapa waktu lalu.

Sejumlah pengamat mengatakan, kini Puigdemont berada dalam situasi serba salah. Jika ia mengatakan Catalonia sudah mendeklarasikan kemerdekaan, pemerintah diduga kuat akan menerapkan isi Pasal 155 dari konstitusi Spanyol.

Namun jika Puigdemont menyatakan Catalonia tidak mendeklarasikan kemerdekaan, partai sayap kiri pengusungnya, CUP, akan membelot.

CUP, yang merupakan sekutu kunci bagi pemerintahan Presiden Catalonia Carles Puigdemont menyesalkan kesempatan deklarasi kemerdekaan yang terbuang begitu saja. Anggota Partai CUP, Anna Gabriel mengatakan, bahwa sebetulnya pada hari deklarasi kemerdekaan itu, merupakan kesempatan emas bagi Catalonia untuk 'bercerai' dari Spanyol.

Bagi Spanyol, kehilangan Catalonia juga akan memberikan dampak besar. Daerah yang memiliki bahasa dan budaya berbeda ini memegang seperlima kekuatan ekonomi negara dan menguasai lebih dari seperempat komoditas ekspor.

Meski demikian, sejumlah perusahaan diperkirakan masih mempercayakan bisnisnya di bawah Spanyol. Hal ini terbukti ketika Catalonia menggelar referendum, sejumlah perusahaan memindahkan markasnya dari Catalonia ke wilayah Spanyol lain. (*)

Sumber: Tempo.co/CNN Indonesia
 

loading...

#

Sebelumnya

Peringati kemerdekaan, Taiwan janji bebas dari China

Selanjutnya

Catalonia tidak takut merdeka

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe