Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pabrik betatas di Keerom diharapkan terwujud tahun ini
  • Kamis, 12 Oktober 2017 — 18:40
  • 760x views

Pabrik betatas di Keerom diharapkan terwujud tahun ini

"Beberapa tahun terakhir, kami terus berupaya mendorong anggaran pembangunan pabrik betatas. Dalam APBD 2017, akhirnya Pemprov Papua menganggarkan. Untuk itu tidak ada alasan, tidak melakukan pembangunan tahap awal," kata Deerd.
Ilustrasi masyarakat asli Papua panen betatas - Jubi. Dok 
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi II DPR Papua, komisi yang membidangi ekonomi, Mustakim berharap, pembangunan tahap awal pabrik betatas (ubi jalar) di Kabupaten Keerom, dapat diwujudkan tahun ini.  

Ia mengatakan, pembangunan pabrik betatas sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini tak kunjung terlaksana.

"Kami harap tahun ini fisiknya sudah dibangun, karena periode lalu sempat dianggarkan, tapi pembangunan belum dilaksanakan sehingga dananya dikembalikan ke kas daerah," katanya, Kamis (12/10/2017).

Katanya, untuk lahan sudah tidak ada masalah, sejak beberapa tahun lalu, lahan seluas kurang lebih 10 hektare telah disiapkan untuk area pembangunan pabrik.  

"Tahun ini sudah ada anggaran Rp7 miliar di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) untuk pembangunan tahap awal, dan anggaran dengan nilai hampir sama, ada di Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk pembangunan jalan ke lokasi pabrik," ujarnya.

Menurutnya, beberapa waktu lalu, komisinya bertemu dengan Dinas PU serta Disperindagkop. Komisinya menanyakan penyebab belum dilakukannya pembangunan tahap awal pabrik betatas di Keerom.

"Ternyata kendala di Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP), ini masalah lelang, mungkin proyek besar didahulukan, kesannya seperti itu. Instansi terkait menyatakan berupaya tahun ini dibangun. Kan anggaran sudah ada dan proses lelang sudah berjalan," ucapnya.

Ketua Komisi II DPR Papua, Deerd Tabuni mengatakan, sejak 2008, Kementerian Perindustrian telah memberikan bantuan mesin pengelolaan ubi jalar menjadi tepung. Jika tidak dipergunakan, dikhawatirkan mesin itu akan dialihkan ke daerah lain. 

"Beberapa tahun terakhir, kami terus berupaya mendorong anggaran pembangunan pabrik betatas. Dalam APBD 2017, akhirnya Pemprov Papua menganggarkan. Untuk itu tidak ada alasan, tidak melakukan pembangunan tahap awal," kata Deerd.

Komisi II lanjut Deerd, akan terus mengawal proses pembangunan pabrik betatas itu, dan apa pun kendalanya, pembangunan pabrik harus terealisasi. (*)

loading...

Sebelumnya

Ring road di Kota Jayapura diharapkan cepat rampung

Selanjutnya

Komisi IV DPRP dorong regulasi proteksi kontraktor OAP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe