Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pejabat Kedutaan Besar AS di Port Moresby dirampok
  • Jumat, 13 Oktober 2017 — 08:24
  • 1255x views

Pejabat Kedutaan Besar AS di Port Moresby dirampok

Dia sedang menyupir mobilnya dalam perjalanan pulang ke rumah pada hari Jumat malam lalu dihentikan oleh sebuah blokade polisi. Seorang pria berpakaian sipil, yang saat itu bersama para polisi, masuk ke mobilnya, mengeluarkan pistol dan merampas telepon genggam dan arlojinya.
Blokade jalan polisi di Port Moresby – ABC/ Reuters
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Port Moresby, Jubi – Seorang pejabat Kedutaan Besar AS dirampok di bawah todongan senjata di Port Moresby setelah dihentikan oleh blokade polisi.

Beberapa sumber mengatakan kepada ABC bahwa laki-laki petugas kedubes tersebut sedang menyupir mobilnya dalam perjalanan pulang ke rumah pada hari Jumat malam setelah makan malam di restoran terkenal saat dia dihentikan oleh sebuah blokade polisi.

Seorang pria berpakaian sipil, yang saat itu bersama para polisi, masuk ke mobilnya, mengeluarkan pistol dan merampas telepon genggam dan arlojinya.

Pejabat itu kemudian dipaksa menyetir ke ATM dan menarik uang tunai dari rekening banknya.

Dia berhasil lolos saat perampok bersenjata itu keluar dari mobilnya yang diparkir di dekat sebuah klub malam di daerah CBD.

Korban mengalami trauma berat akibat insiden tersebut namun diyakini tidak terluka berat.

Salah satu sumber mengatakan mobil dinas tersebut tidak memiliki alarm yang merupakan fitur keamanan umum di kendaraan diplomatik di Port Moresby.

Seorang jubir Kedubes AS mengkonfirmasi adanya “insiden yang melibatkan anggota komunitas kedutaan”.

Dia menolak berkomentar lebih lanjut, menyatakan bahwa penyelidikan ini masih berlangsung.

Polisi mengatakan mereka sedang menyelidiki perampokan tersebut dan telah mengidentifikasi satu orang tersangka.

Seorang juru bicara Polisi mengatakan mereka telah meminta rekaman CCTV dari ATM dimana korban dipaksa melakukan penarikan uang.

Dia mengatakan bahwa tim penyidik juga telah mengumpulkan petugas polisi yang bertugas di daerah tersebut pada saat perampokan terjadi untuk diinterogasi.

Insiden ini terjadi saat Pemerintah PNG sedang bersiap menjadi tuan rumah KTT Pemimpin APEC di Port Moresby tahun depan.

Pemerintah Australia memberikan lebih dari $ 100 juta untuk mendukung persiapan KTT tersebut.

Dukungan tersebut mencakup pelatihan untuk polisi setempat oleh Polisi Federal Australia, dan penyediaan peralatan baru termasuk mobil, motor dan jet ski.(ABC/Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

Badan kesejahteraan Polinesia Perancis ke Pengadilan HAM

Selanjutnya

Kritisi Perdana Menteri, dua wartawan senior Tonga dimutasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6044x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5686x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3718x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe