Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Kota Jayapura peringkat ke tiga angka HIV
  • Jumat, 13 Oktober 2017 — 16:15
  • 1302x views

Kota Jayapura peringkat ke tiga angka HIV

Rustan mengatakan segera menggelar konsultasi publik perencanaan strategis program HIV melibatkan KPA  Kota Jayapura, Periode 2018-2020.
Wakil Wali kota Jayapura, Rustan Saru, ketika memberikan sapaan kepada peserta workshop penangulangan HIV AIDS - Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Kota Jayapura menjadi daerah peringkat ke tiga dengan penderita HIV. Catatan Komisi Penanggulangan AIDS menunjukan penderita HIV di kota itu mencapai 4 ribu orang.

“Data yang diperoleh ini belum pasti, sebab kemungkinan ada yang sudah meninggal, ada yang meninggalkan Kota Jayapura, atau barangkali ada yang sudah sembuh dari sakit,” kata Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, pada acara workshop penangulangan HIV AIDS, Jum'at (13/10/2017).

Rustan mengatakan segera menggelar konsultasi publik perencanaan strategis program HIV melibatkan KPA  Kota Jayapura, Periode 2018-2020. Program itu dinilai sangat penting mendapatkan informasi sehingga memudahkan strategi kebijakan penanggulangan.

"Atas terselenggaranya kegiatan ini dapat melahirkan rambu-rambu serta target yang dirumuskan dari KPA untuk memasukan kegiatan selama lima tahun untuk menurunkan angka HIV di Kota Jayapura,” kata Rustan menjelaskan.

Ia berpesan evaluasi penangulangan HIV AIDS perlu dilakukan, sedangkan anggaran bantuan pemerintah sebagai pendekatan advokasi. “Agar Ada rumusan ada program jelas sasaran setiap tahun bisa menurunkan angka tersebut,” katanya.

Wakil Wali Kota berharap program yang dihasilkan harus sesuai dengan visi misi pemerintah Kota Jayapura. Sedangkan untuk penderita perlu dilakukan pendekatan kemanusiaan agar merangkul dan membina untuk mengurangi lonjakan angka HIV.

Perwakilan LSM Yayasan Pengembangan Kesehatan Masyarakat YPKM Papua, Tahu Butar Butar mengatakan lembaganya terus membangun paradigma hidup sehat dengan jaminan kesehatan keluarga,

"Ada tiga pokok mewujudkan kota yang mandiri, modern dan berbasis pada kearifan lokal,” kata Tahi Butarbutar.

Ia menyebutkan ada delapan misi pemerintah kota Jayapura yang bersinergi dengan programnya. “Misi itu bagian keempat penanggulangan HIV meningkatkan kualitas hidup SDM masyarakat,” katanya.

Catatanya menunjukan angka HIV di Papua  terus meningkat, dari 31 ribu sekarang sudah capai 36 ribu penderita . (*).

loading...

Sebelumnya

Layanan cepat, Disdukcapil Jayapura layak jadi contoh

Selanjutnya

Akhir tahun nanti OPD Kota Jayapura diresufle

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 9908x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3413x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2145x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe