Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Komnas HAM Papua kunjungi warga Papua di Polda Metro Jaya
  • Jumat, 13 Oktober 2017 — 16:14
  • 1506x views

Komnas HAM Papua kunjungi warga Papua di Polda Metro Jaya

"Saya pastikan secara fisik kondisi mereka dalam keadaan baik. Tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata Frits ketika menghubungi Jubi, Jumat (13/10/2017).
Kondisi di Kantor Kemendagri di Medan Merdeka Utara, Jakarta, usai diserang sekelompok massa pendukung salah satu calon Bupati Tolikara, Rabu (11/10/2017) - CNN Indonesia/Lalu Rahadian 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Kepala kantor Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey memastikan bagaimana kondisi 11 warga Papua yang kini ditahan di Polda Metro Jaya, Jumat (13/10/2017), pascapenyerangan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (11/10/2017), terkait hasil pilkada Kabupaten Tolikara, yang telah diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK), beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, dari keterangan salah satu warga Papua yang ditahan, Endi Wonda, sejak ditangkap ia dan rekannya diperlakukan sebagaimana mestinya. 

"Saya pastikan secara fisik kondisi mereka dalam keadaan baik. Tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata Frits ketika menghubungi Jubi, Jumat (13/10/2017).

Menurut Frits, sebagai Komnas HAM Perwakilan Papua, ia hanya ingin memastikan kondisi 11 warga Papua yang ditangkap dalam rusuh Kemendagri, tidak ada kepentingan lain di balik itu.

"Saya tidak ada kepentingan dengan sikap politik mereka, dan apa yang mereka perjuangkan di Kemendagri. Saya juga tidak ada urusan dengan proses hukum yang mereka hadapi. Saya hanya ingin memastikan kondisi mereka," ujarnya.

Katanya, 11 orang yang kini ditahan di Polda Metro Jaya, sebagian di antaranya adalah mahasiswa Papua. Ada di antara mereka yang kuliah di Jakarta dan Papua.

"Hanya satu orang yang usianya sudah agak tua, selain itu, semua anak muda. Mereka semua laki-laki," katanya.

Kata Frits, Polda Metro Jaya juga memastikan mengizinkan pihak keluarga atau teman menjenguk mereka di tahanan, jika ingin membawa apa yang mereka butuhkan selama ditahan. 

"Saya juga sudah ingatkan pihak Polda Metro Jaya memperhatikan hak-hak mereka, dan memperlakukan mereka sebagaimana mestinya," ucapnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta penegak hukum mengungkap aktor di balik penyerangan kantor Kemendagri. 

"Kasus perusakan kantor dan luka-lukanya staf Kemendagri, bagi saya seperti wajah saya ditampar. Apa pun, proses hukum harus ditegakkan dan harus dibongkar siapa aktor yang menggerakkan mereka," kata Tjahjo seperti dikutip dari cnnindonesia.com. (*) 

loading...

Sebelumnya

Komisi IV DPRP dorong regulasi proteksi kontraktor OAP

Selanjutnya

Kapolres Tolikara bantah kabar terbakarnya kantor KPU

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5743x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2856x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 2754x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe