Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. BI: Pedagang harus ikut dorong kedaulatan Rupiah  
  • Sabtu, 14 Oktober 2017 — 13:53
  • 1209x views

BI: Pedagang harus ikut dorong kedaulatan Rupiah  

Sejak diterapkannya Undang-Undang Peredaran Mata Uang, Bank Indonesia semakin memperkuat konektivitas perederan uang di wilayah perbatasan. Ketentuan tersebut juga mengatur bahwa transaksi di Indonesia untuk wilayah perbatasan, mewajibkan penggunaan uang tunai dalam bentuk Rupiah. 
Anggota Dewan Gubernur BI, Sugeng, saat menukarkan di money changer di PLBN Skouw - Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Sejak diterapkannya Undang-Undang Peredaran Mata Uang, Bank Indonesia semakin memperkuat konektivitas perederan uang di wilayah perbatasan. Ketentuan tersebut juga mengatur bahwa transaksi di Indonesia untuk wilayah perbatasan, mewajibkan penggunaan uang tunai dalam bentuk Rupiah. 

Untuk melihat dari dekat pelaksanaannya, anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, mengunjungi  pos lintas batas negara (PLBN) di Skouw, perbatasan RI-Papua Nugini (PNG), Jumat (13/10/2017). 

"Sejak ada UU Peredaran Mata Uang, Bank Indonesia terus mendorong penggunaan mata uang Rupiah terutama di perbatasan sehingga Rupiah benar-benar berdaulat. Kami juga mengajak para pedagang di sini juga mengedukasi masyarakat negeri seberang untuk menggunakan Rupiah. Sama seperti di luar negeri, misalnya di Eropa. Mereka tentunya akan mengajak turis dari luar untuk menukarkan uangnya dalam bentuk Euro. Kita harap kita bisa menuju yang sama,” tegasnya.

Sugeng mengungkapkan BI juga mengajak perbankan, dalam hal ini BRI, untuk dapat bersama-sama mendorong dan menyiapkan fasilitas layanan keuangan.

“Seperti saat ini, BRI hadir membuka money changer dan ATM. Diharapkan adanya mata uang Rupiah yang cukup dan kualitas uang yang baik, akan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menggunakannya,” ujarnya.

Kepala Biro Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri provinsi Papua, Suzanna Wanggai, mengakui pembukaan money changer di perbatasan merupakan komitmen pemerintah untuk melayani masyarakat.

“Saya pikir ini peluang dari pemerintah atau BI yang berkewajiban memberikan layanan money changer bagi pelintas batas sehingga tidak ada penukaran illegal yang beredar di pasar,” katanya.

Suzanna berharap penyelesaian pasar nantinya akan membawa dampak titik-titik penukaran uang atau money changer yang ada,” lanjutnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

BPR Anak Negeri Papua resmi beroperasi

Selanjutnya

Kampanye GNNT, BI gelar berbagai bentuk sosialisasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe