Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Kampanye GNNT, BI gelar berbagai bentuk sosialisasi
  • Sabtu, 14 Oktober 2017 — 13:58
  • 1413x views

Kampanye GNNT, BI gelar berbagai bentuk sosialisasi

Tren berlaku secara global, masyarakat dunia telah berangsur-angsur beralih dari komunitas yang didominasi transaksi berbasis uang kartal (tunai) menjadi transaksi nontunai dalam kegiatan ekonominya. Bukan hanya di negara maju, di negara dunia ketiga pun telah bergerak menuju Less Cash Society.
Booth perbankan dalam GNNT Promo - Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Tren berlaku secara global, masyarakat dunia telah berangsur-angsur beralih dari komunitas yang didominasi transaksi berbasis uang kartal (tunai) menjadi transaksi nontunai dalam kegiatan ekonominya. Bukan hanya di negara maju, di negara dunia ketiga pun telah bergerak menuju Less Cash Society.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia provinsi Papua, Joko Supratikto, mengungkapkan berbagai upaya dilakukan BI untuk mendorong masyarakat menggunakan sistem dan instrumen pembayaran nontunai dalam transaksi ekonominya.

“Belum optimalnya di Papua, kami berharap jangan sampai Papua tertinggal dalam perkembangan instrumen pembayaran nontunai. Dibutuhkan sosialisasi masif dan berkoordinasi dari BI,OJK, perbankan, dan penerbit instrumen nontunai,” kata Joko Supratikto, dalam pembukaan Gerakan Nasional Nontunai (GNNT) Expo dan Promo, di salah satu mal di kota Jayapura, Jumat (13/10/2017). 

Berbagai upaya untuk mengkampanyekan GNNT sudah dimulai dengan berbagai acara seperti pra pekan GNNT, sekolah pioneer GNNT, karya kreatif GNNT, sosialisasi kreatif GNNT Papua, Papua GNNT Promo, Papua GNNT Expo, dan Fun Run GNNT yang dilaksanakan Sabtu (14/10/2017). 

“Kami berharap pekan GNNT akan berkontribusi memajukan transformasi pembayaran nontunai sehingga terus bergaung,” tegasnya.

Pemerintah provinsi Papua melalui Asisten II Setda Papua, Elia Loupatty, mengatakan GNNT juga diberlakukan di pemerintahan. 

“GNNT punya efek itu atau tidak, sehingga masyarakat menggunakan dengan baik, dan berharap disampaikan secara praktis sehingga manfaatnya terlihat  sangat besar,” ujarnya. 

Sementara itu, anggota Dewan Gubernur BI, Sugeng, mengatakan ada banyak sekali manfaat yang didapat dalam Less Cash Society

“Pertama adalah kepraktisan dan keamanan dalam bertransaksi. Kedua, secara makro ekonomi, efisiensi ekonomi yang dilakukan sangat besar. Bank sentral dapat menghemat triliunan biaya pencetakan dan pendistribusian uang kartal. Sistem perbankan juga dapat menekan biaya pengelolaan kas tunai. Ketiga, pencatatan transaksi yang terjadi secara otomatis dan transparan memudahkan monitoring dan perencanaan dunia usaha maupun perekonomian secara umum. Keempat, sirkulasi uang dalam perekonomian dapat berlangsung secara lebih cepat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

BI: Pedagang harus ikut dorong kedaulatan Rupiah  

Selanjutnya

Nerce Maniani, 52 tahun berjualan ikan asar di pasar Sentani

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe