Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. BI gencarkan kampanye transaksi nontunai ke masyarakat
  • Minggu, 15 Oktober 2017 — 17:03
  • 563x views

BI gencarkan kampanye transaksi nontunai ke masyarakat

Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua terus melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan transaksi nontunai di provinsi Papua, dengan menggelar Fun Run GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) 2017 yang diselenggarakan di GOR Cenderawasih Jayapura, Sabtu (14/10/2017). Sebanyak 800 peserta mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan Fun Run yang digelar BI untuk mengenalkan pembayaran nontunai kepada masyarakat - Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua terus melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan transaksi nontunai di provinsi Papua, dengan menggelar Fun Run GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) 2017 yang diselenggarakan di GOR Cenderawasih Jayapura, Sabtu (14/10/2017). Sebanyak 800 peserta mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala BI perwakilan Papua, Joko Supratikto, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat untuk mengenal transaksi nontunai.

"Kami akui di Papua ini transaksi nontunai tidak semaju daerah lain. Makanya salah satu caranya dengan kegiatan seperti ini, mengedukasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat lewat kegiatan yang langsung melibatkan masyarakat. Gerakan ini tidak bisa berjalan baik kalau tidak ada dukungan, terutama dari perbankan. Kedua, dukungan dari penerbit uang elektonik seperti Telkomsel, pemerintah Provinsi, dan Otoritas Jasa Keuangan," ujarnya.

Jumlah penggunaan nontunai di Papua belum banyak karena terkendala masalah infrastruktur seperti jaringan internet dan listrik yang belum cukup stabil. Ini juga dipengaruhi belum banyaknya merchant yang bersedia menerima pembayaran secara nontunai seperti transfer RTGS atau SMS Banking. 

Joko berharap dengan kegiatan ini masyarakat akan semakin paham dengan transaksi nontunai dan mau beralih dari transaksi tunai ke transaksi nontunai.

Kepala OJK Papua dan Papua Barat, Misran Pasaribu, mengungkapkan dengan GNNT ini pihaknya semakin bergairah untuk ikut memasarkan pembayaran nontunai. Saat ini sudah memasuki era digital dan membuat perbankan berlomba-lomba untuk menggunakan teknologi sebaik mungkin agar dapat bersaing dengan negara luar. 

"Kalau perbankan tidak ikut dalam teknologi ini, dia akan ketinggalan. Ini kan untuk mempermudah masyarakat dan lebih efisien prosesnya dan nantinya ekonomi tentu akan lebih lancar. Ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk menyiapkan bagaimana strategi pengawasan terhadap penggunaan teknologi nontunai ini dalam perbankan," ujarnya.

Asisten II Setda Papua, Elia Loupatty, mengatakan di Papua program ini pasti bisa terlaksana meski sebagiannya mungkin sulit terlaksana karena infrastuktur jaringan telekomunikasi. Oleh sebab itu, pihaknya juga mulai tahun depan akan secara bertahap akan beralih ke transaksi nontunai.

Sesuai arahan dari pusat untuk Pemprov Papua melakukan transaksi nontunai supaya tidak ada lagi peredaran tunai di bandara.

"Ini memang sangat bagus. Selain dari segi ekonomi, di sisi lain juga bisa mengurangi angka kejahatan. Di dunia modern sudah tidak ada yang tunai lagi. Papua pasti bisa melakukan ini secara bertahap," lanjutnya.

Yusman, seorang peserta Fun Run GNNT 2017 mengakui kemudahan menggunakan nontunai mulai dari pendaftaran untuk kegiatan tersebut.

“Mudah sekali dan cepat, aman meski saya pake hanya kartu debit,” lanjutnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Nerce Maniani, 52 tahun berjualan ikan asar di pasar Sentani

Selanjutnya

Angkat kuliner Papua, Pertamina gelar lomba masak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe