Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Kejurnas atletik PPLP momentum kebangkitan Papua
  • Senin, 16 Oktober 2017 — 05:32
  • 856x views

Kejurnas atletik PPLP momentum kebangkitan Papua

"Saya pribadi kurang tahu apa yang terjadi. Apakah pembinaan dan regenerasi yang tidak berjalan, sehingga prestasi Papua di atletik merosot tajam," akunya.
Atlet Papua saat mengikuti kejurda atletik junior dan remaja tahun lalu di lintasan Buper Waena – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) atletik antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) di Jayapura, medio November nanti diharapkan menjadi momentum kebangkitan Papua.

Hal ini disampaikan Umaryono, Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) kepada wartawan di Jayapura pekan kemarin.

Umaryono dalam kapasitas sebagai tehnical delegate untuk mengecek kesiapan lintasan atletik di Bumi Perkemahan (Buper) Waena, Kota Jayapura mengaku, dulu atletik Papua sangat disegani.

Tahun 2013-2014 saat PON XVI di Palembang, Papua bahkan juara umum cabang atletik. Bisa dibilang era keemasan Papua. Di nomor lempar dan tolak, Papua sulit ditandingi.

Misalnya pemilik rekor nasional lempar lembing masih dipegang atlet Papua atas nama Frans Mahuse dengan jauh lemparan (75,58 meter) yang dibuat pada (22/10/1991).

Tak cuma itu, kata Sumaryono dari lintasan lari, khususnya nomor sprint jarak pendek, Papua juga merajai.Tapi seiring waktu, prestasi ini bukannya dipertahankan dan dijaga, tetapi kain merosot.

"Saya pribadi kurang tahu apa yang terjadi. Apakah pembinaan dan regenerasi yang tidak berjalan, sehingga prestasi Papua di atletik merosot tajam," akunya.

Sumaryono mengaku dulu zaman senior-senior atletik Papua seperti Fabanyo, dirinya sempat bertukar pengalaman, kalau Papua punya potensi besar dari atletik.

Nomor-nomor lempar dan tolak itu sejatinya menjadi makanan empuk Papua. Kalau ada atlet Papua sudah berdiri, pasti yang lain nyali sudah ciut.

Harusnya itu dipertahankan dan dikembangkan terus. Kenyataan malah menurun. Saat ini daerah lain, mulai muncul dan lebih bagus.

Untuk peta persaingan, menurut Sumaryono hampir merata seluruh Indonesia. "Dulu mungkin iya, ada daerah yang mendominasi seperti dari pulau Jawa. Sekarang beda, hampir semua daerah ada atletnya yang menonjol di nomor-nomor tertentu," ujarnya.

Wahyuningsih, Kasubid Pengembangan PPLP Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan SKO, Kementerian Pemuda dan Olahraga sangat berharap lewat kejurnas ini, Papua bisa menemukan kembali atlet-atlet terbaiknya.

“Pasti ada pasang-surut. Kita berharap lewat kejurnas nanti serta ditopang pembinaan rutin serta berkesimbangan, akan lahir juara dari Papua,” ujarnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

8 besar Liga 1 U19 bergulir 18 Oktober

Selanjutnya

Persipura mulai tancap gas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe