Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Dinas Perkebunan dan Peternakan gelar kegiatan KIE zoonosis rabies 
  • Senin, 16 Oktober 2017 — 13:15
  • 569x views

Dinas Perkebunan dan Peternakan gelar kegiatan KIE zoonosis rabies 

Rabies adalah penyakit daftar B pada Office Internasional des Epizooties (OIE) yang penting dari aspek sosio-ekonomi dan kesehatan masyarakat. Pemberantasan rabies dilakukan dengan alasan utama untuk melindungi kehidupan manusia dan mencegah penyebarannya ke hewan piaraan dan satwa liar.
Suasana kegiatan diskusi KIE zoonosis rabies  di salah satu hotel di Sentani - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Rabies adalah penyakit daftar B pada Office Internasional des Epizooties (OIE) yang penting dari aspek sosio-ekonomi dan kesehatan masyarakat. Pemberantasan rabies dilakukan dengan alasan utama untuk melindungi kehidupan manusia dan mencegah penyebarannya ke hewan piaraan dan satwa liar.

Dinas Perkebunan dan Peternakan kabupaten Jayapura menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bagi masyarakat dan penyelenggara kesehatan hewan di kabupaten Jayapura terkait pencegahan penularan rabies.

Pelaksana Harian (Plh) Bupati Jayapura, dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut di salah hotel di kota Sentani, Senin (16/10/2017), mengatakan Pemerintah kabupaten Jayapura dalam kebijakan pemberantasan rabies berdasar pertimbangan perlindungan kehidupan manusia dan mencegah penyebaran penyakit tersebut ke hewan piaraan dan satwa liar. Sebagai bentuk upaya pencegahan tersebut dilakukan sejumlah cara yang dikombinasikan dengan sejumlah strategi pengendalian.

"Untuk mencegah penyebaran rabies yang diupayakan adalah karantina dan pengawasan lalu lintas hewan penular rabies di wilayah ini untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit. Selain itu juga dilakukan pemusnahan hewan yang telah tertular, untuk mencegah sumber virus rabies menyebar," kata Jerry F Dien.

Di bidang veteriner (kedokteran hewan-Red), kata Jerry, ada dua aspek yang terkait erat dengan zoonosis yaitu aspek pengendalian penyakit hewan dan aspek kesehatan hewan. Dua aspek tersebut ketika berjalan dengan baik maka penyebaran penyakit yang sumbernya berasal dari hewan dapat dicegah sedini mungkin.

"Dukungan masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk upaya pemberantasan rabies. Hal ini dapat dicapai dengan mengadakan kampanye publik yang efektif dengan memanfaatkan media yang tersedia. Kepada instansi terkait sangat penting untuk menginformasikannya kepada seluruh masyarakat,"ujarnya.

Ketua panitia kegiatan, Adorsina Wompere, mengatakan sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat melalui KIE yang dilaksanakan saat ini.

"Kita berharap ada peningkatan kesadaran masyarakat, secara khusus para ketua adat dan kepala kampung di wilayah kota Sentani. Termasuk para pencinta lingkungan agar informasi yang didapat saat ini bisa diteruskan kepada semua masyarakat yang dijumpai dimana saja dan kapan saja sehingga informasi dan komunikasi yang dibangun tidak terputus dan benar-benar sampai di tengah masyarakat," ungkapnya.

Kegiatan KIE zoonosis rabies ini diikuti oleh Pemkab Jayapura, tokoh masyarakat, tokoh adat, kepala kampung, dan para pencinta lingkungan hidup. Sejumlah materi disampaikan dinas terkait dari kabupaten Jayapura dan provinsi Papua. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pemkab Jayapura dorong RTH menuju PON 2020

Selanjutnya

Kurangnya lapangan kerja dan pergaulan bebas picu penyalahgunaan narkoba di kalangan muda

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe