Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pembunuhan pasien, saatnya kesehatan mental diprioritaskan
  • Senin, 16 Oktober 2017 — 15:36
  • 571x views

Pembunuhan pasien, saatnya kesehatan mental diprioritaskan

Dr Mapa Puloka telah berorasi di simposium kesehatan mental pertama di negara itu yang bertujuan untuk menciptakan kesadaran publik akan masalah ini.
Kepala Psikiater Tonga, Dr Mapa Puloka. – RNZI/Photo courtesy of Tonga Mental Health and Disabilities Association.
RNZI
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nukuʻalofa, Jubi – Kepala tim psikiater di Rumah Sakit Tonga Vaiola mengatakan  pemerintah perlu mendorong sektor kesehatan mental sebagai prioritas yang lebih tinggi, setelah meninggalnya seorang pasien.
 
Dia juga mengatakan hampr 60 persen kasus yang mereka tangani terkait penyalahgunaan narkoba.
 
Pendekatan multifaset diperlukan untuk menangani masalah penyalahgunaan obat-obatan yang terus berkembang dan mempengaruhi banyak pasien, kata Dr Puloka.
 
“Isu ini sangat buruk karena berulang kali kita menerima pasien yang mengalami episode psikotik akibat narkoba, terutama ganja tapi lebih parah lagi adalah methamphetamine (sabu-sabu).”
 
Menurutnya sektor hukum, kesehatan dan pendidikan perlu bekerja sama untuk menyembuhkan mereka yang menderita penyakit jiwa.
 
Dr Mapa Puloka telah berorasi di simposium kesehatan mental pertama di negara itu yang bertujuan untuk menciptakan kesadaran publik akan masalah ini.
 
Puloka mengatakan bahwa saat dia pertama kali bekerja di sana 20 tahun yang lalu hanya ada sekitar 10 pasien di bangsal psikiatri, tapi sekarang ada sekitar 40 orang.
 
Dia mengatakan sejak salah satu pasiennya melakukan pembunuhan terhapa pasien lainnya pada bulan Agustus lalu, sejumlah perubahan telah diimplementasikan.
 
“Sekarang unit kami hanya menangani keadaan darurat untuk pasien jiwa akut serta kasus yang dirujuk dari pengadilan, penjara, dan polisi namun jumlah itupun secara bertahap terus meningkat di bangsal kami. Jumlah pasien kami yang terdaftar adalah  lebih dari 2.000. Jumlah pasien yang sebenarnya dapat kita tindaklanjuti adalah 120 orang di seluruh masyarakat.”(Elisabeth C.Giay)
loading...

Sebelumnya

Peringati kemerdekaan Fiji dengan napak tilas

Selanjutnya

Perdana Menteri Vanuatu dipuji pemenang Miss Pasifik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe