Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. DPR Papua diminta kawal tiga dugaan kasus di Jayawijaya
  • Senin, 16 Oktober 2017 — 19:14
  • 971x views

DPR Papua diminta kawal tiga dugaan kasus di Jayawijaya

"Kami minta DPR Papua mengawal kami ke Polda Papua menanyakan tiga kasus ini. Kami sudah puluhan kali melakukan aksi mempertanyakan penyelesaian kasus-kasus ini kepada Polda dan kejaksaan, tapi tidak ada tindakan," kata Yulius Mabel.
Forum Peduli Anti Korupsi Papua melakukan demo damai di halaman kantor DPR Papua, Senin (16/10/2017) - Jubi/Arjuna 
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Sedikitnya 20 orang dari Forum Peduli Anti Korupsi Papua melakukan demo damai di halaman kantor DPR Papua, Senin (16/10/2017), meminta parlemen setempat mengawal tiga dugaan kasus di Kabupaten Jayawijaya.

Ketua Forum Peduli Anti Korupsi Papua, Yulius Mabel mengatakan, tiga kasus di Kabupaten Jayawijaya yang diinginkan pihaknya segera diusut tuntas oleh Polda Papua dan kejaksaan yakni pembangunan menara salib, beras raskin 18 ton dimana telah ditetapkan satu orang tersangka, dan dugaan pemalsuan ijazah sarjana oknum bupati Jayawijaya alias WW.

"Kami minta DPR Papua mengawal kami ke Polda Papua menanyakan tiga kasus ini. Kami sudah puluhan kali melakukan aksi mempertanyakan penyelesaian kasus-kasus ini kepada Polda dan kejaksaan, tapi tidak ada tindakan," kata Yulius Mabel.

Menurutnya, sepengetahuan pihaknya, dalam aturan hukum ketika sudah ada dua alat bukti sah, harusnya segera diproses. Tapi dalam kasus ini, penegak hukum terkesan melalukan pembiaran. 

"Kami minta DPR Papua memfasilitasi kami menanyakan kasus ini ke Polda," ujarnya.

Demonstran ditemui tiga legislator Papua yakni, Decky Nawipa, Sinut Busup, dan Yulius Rumbairussi.

Kepada pendemo, Sinut mengatakan, akan menyampaikan aspirasi itu kepada pimpinan dewan. 

"Kami sudah dengar dari media masa, sudah beberapa tahun lalu banyak yang datang demo terkait dugaan ijazah palsu dan juga beras raskin. Tapi itu tidak bisa diputuskan di tempat ini. Kami harus koordinasi dengan pimpinan," kata Sinut.

Hal yang sama dikatakan Decky Nawipa. Menurutnya, aspirasi ini akan diteruskan pihaknya ke Kapolda Papua dan pihak terkait lainnya. 

"Lembaga ini akan mengakomodir semua aspirasi dari wilayah manapun," ucap Decky.

Usai menyampaikan aspirasi kepada perwakilan DPR Papua, puluhan pendemo membubarkan diri (*) 

loading...

Sebelumnya

Penting untuk jangka panjang, pembangunan ring road harus rampung

Selanjutnya

Pilgub Papua 2018, nama calon mulai muncul

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe