Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Hingga kini, 24 anggota DPRD Merauke belum kembalikan mobil dinas
  • Senin, 16 Oktober 2017 — 22:33
  • 1123x views

Hingga kini, 24 anggota DPRD Merauke belum kembalikan mobil dinas

Sebanyak 24 mobil jenis Avansa untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Merauke, yang dibeli dengan harga senilai Rp 2 miliar lebih dan memunculkan polemik, hingga kini belum dikembalikan.
Mobil yang dibeli untuk 24 anggota DPRD Kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi - Sebanyak 24 mobil jenis Avansa untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Merauke, yang dibeli dengan harga senilai Rp 2 miliar lebih dan memunculkan polemik, hingga kini belum dikembalikan.

Ketua DPRD kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa, kepada sejumlah wartawan, Senin (16/10/2017), mengatakan berbagai upaya terus dilakukan agar 24 anggota dewan yang telah mengambil mobil segera mengembalikannya sekaligus diserahkan kembali secara resmi kepada pemerintah setempat.

“Memang untuk pengembalian harus melalui prosedur dan mekanisme terlebih dahulu. Tidak serta merta ditarik begitu saja dari anggota dewan,” ungkapnya.

Ditegaskan, pihaknya tak tebang pilih dalam mengambil keputusan. Apalagi sekarang, anggota dewan dimana-mana, kecuali pimpinan dewan, sedang mengembalikan mobil. Karena telah dialokasikan anggaran operasional.

Ditanya jika sejumlah anggota dewan enggan mengembalikan mobil, Sirfefa membantahnya.

“Siapa yang bilang. Saya yakin semua siap mengembalikan mobil itu jika diminta,” katanya.

Intelektual asal Marind, Harry Ndiken, mengatakan sepertinya anggota DPRD Merauke sudah tidak peduli lagi dengan jeritan rakyat kecil yang terus mengeluh akibat perputaran uang yang tidak berjalan baik.

“Saya orang paling ngotot menentang ketika mengetahui ada pengadaan 24 mobil bagi anggota DPRD kabupaten Merauke beberapa waktu lalu. Itu kan bentuk pemborosan. Mestinya uang yang ada diberikan kepada rakyat untuk berbagai kegiatan yang bermanfaat dalam bidang pengembangan ekonomi,” pintanya. (*)

loading...

Sebelumnya

DPRD Merauke akan panggil Eksekutif terkait serapan APBD

Selanjutnya

Ketua DPRD Merauke tak sependapat langkah Kadistrik Okaba tahan gaji guru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe