Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Kepulauan Solomon bangun pabrik baru pengolahan tuna
  • Selasa, 17 Oktober 2017 — 07:09
  • 632x views

Kepulauan Solomon bangun pabrik baru pengolahan tuna

Pemerintah Kepulauan Solomon dan pemilik sumber daya lokal di lahan Bina - Talifu di Provinsi Malaita telah menandatangani sebuah komunike bersejarah Jumat lalu, membuka jalan untuk pengembangan Pabrik Pengolahan Tuna di Pelabuhan Bina.
Pemerintah Kepulauan Solomon dan pemilik sumber daya lokal di Bina – Talifu akan membuka Pabrik Pengolahan Tuna di Pelabuhan Bina. – PINA
PINA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Malaita, Jubi – Pemerintah Kepulauan Solomon dan pemilik sumber daya lokal di lahan Bina - Talifu di Provinsi Malaita telah menandatangani sebuah komunike bersejarah Jumat lalu, membuka jalan untuk pengembangan Pabrik Pengolahan Tuna di Pelabuhan Bina.

Penandatanganan komunike tersebut merupakan hasil dari dialog selama tiga bulan, diskusi dan konsultasi yang dimulai pada 28 Juli tahun ini di lokasi proyek di Bina.

Sejak rapat konsultasi pertama, Sub-komite Proyek Pengolahan Tuna Bina yang didirikan oleh kabinet awal tahun ini menyusun sebuah rekomendasi strategis untuk menangani setiap pihak. Strategi itu bermanfaat dan disusuli pertemuan-pertemuan tindak lanjut dengan partai utama, sekunder dan lainnya di wilayah tersebut.

Komunike tersebut menekankan bahwa komite dan perwakilan-perwakilan dari kelompok yang memiliki kepentingan akan terus bekerja sama dalam semangat inklusifitas. Selain itu, komunike tersebut berisi sepuluh komitmen yang mendasari kerja sama oleh pemerintah dan pemilik sumber daya dan memastikan komitmen itu untuk terus maju.

Disamping sepuluh komitmen tersebut, komunike juga mencantumkan lima langkah strategis yang harus diambil komite dan pemilik sumber daya itu untuk memastikan bahwa urusan pemilik lahan tersebut telah diselesaikan dengan benar pada bulan Desember melalui cara yang transparan dan sesuai dengan undang-undang yang relevan dan praktik adat setempat.

Pemilik sumber daya tersebut yakin bahwa lima langkah strategis tersebut telah memberi mereka jalur yang sangat jelas bagi mereka untuk menyelesaikan masalah lahan yang telah lama menjadi penyebab kegagalan proyek ini.

Mereka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan terutama subkomite atas komitmen mereka untuk memastikan kelompok-kelompok tersebut menerima bantuan pemberian saran yang paling tepat.(Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

Perdana Menteri Vanuatu dipuji pemenang Miss Pasifik

Selanjutnya

Pertukaran siswa Arktik - Pasifik untuk eksplorasi budaya asli

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe