Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Pengelolaan sampah di RSU Yowari, bukan hanya pengunjung, petugas RS pun perlu disadarkan
  • Selasa, 17 Oktober 2017 — 14:04
  • 487x views

Pengelolaan sampah di RSU Yowari, bukan hanya pengunjung, petugas RS pun perlu disadarkan

Buruknya pengelolaan sampah di Rumah Sakit Umum (RSU) Yowari, kabupaten Jayapura, mendapat sorotan dari mantan direktur rumah sakit tersebut, Michael R Demetouw.
Botol infus bekas pakai di ruang penyakit dalam RSU Yowari, yang hanya dibuang di karton bekas dan ditempatkan di sudut gang - Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi  - Buruknya pengelolaan sampah di Rumah Sakit Umum (RSU) Yowari, kabupaten Jayapura, mendapat sorotan dari mantan direktur rumah sakit tersebut, Michael R Demetouw.

”Kesadaran pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan rumah sakit masih perlu ditingkatkan. Seharusnya mereka membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan. Petugas medis di rumah sakit ini juga perlu lebih menjaga kebersihan rumah sakit. Mereka harus memberi contoh yang benar supaya pengunjung rumah sakit juga mau mengikutinya,” kata Demetouw, saat ditemui Jubi, Selasa (17/10/2017) pagi.

Demetouw menambahkan kebersihan rumah sakit juga menentukan pasien yang datang berobat dapat segera sembuh apabila lingkungan rumah sakit bersih dan udaranya segar serta tidak ada sampah yang berhamburan di setiap sudut rumah sakit.

Pantauan Jubi di RSU Yowari, sekitar pukul 10 pagi, ternyata tidak hanya pengunjung rumah sakit yang harus belajar untuk membuang sampah pada tempatnya, namun petugas rumah sakit pun perlu disadarkan untuk membuang sampah di tempat yang sudah disediakan, terutama sampah medis.

Seorang petugas kebersihan di RSU Yowari, mengatakan kepada Jubi, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya masih harus selalu diingatkan, bukan hanya untuk pengunjung rumah sakit tapi juga semua pihak yang ada di rumah sakit tersebut.

“Satu kesempatan rapat dengan direktur rumah sakit pernah dibicarakan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, baik sampah medis maupun sampah nonmedis. Tempat sampah sudah banyak disediakan,” ucap pria yang enggan menyebutkan namanya.

Dikatakan, sampah tidak bisa digabung dalam satu bak sampah. Jika semua sampah disatukan akan sulit untuk memilah antara sampah kering dan sampah basah.

“Sampah bekas pakai dan sampah bekas rumah sakit, seperti  botol-botol dibuang sembarang. Padaha sudah dipasang petunjuknya, jarum suntik dan botol infus harus dipisahkan. Tapi karena semua dibuang di satu bak sampah saja, petugas kebersihan angkat saja semua,” katanya.

Herly, seorang pengunjung pasien di RSU Yowari, mengatakan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya bisa dimulai dari diri sendiri.

"Apakah selama ini kita sudah membuang  sampah pada tempatnya atau belum? Kalau kita sama-sama sadar mau buang sampah pada tempatnya, itu lebih baik,” katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Perpustakaan untuk dorong anak gemar membaca

Selanjutnya

Misionaris GIDI dan Kopkedat Papua bantu pelayanan kesehatan di Korowai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe