Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Kabupaten Jayapura masih belum aman dari ancaman rabies
  • Selasa, 17 Oktober 2017 — 15:35
  • 665x views

Kabupaten Jayapura masih belum aman dari ancaman rabies

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang (Kabid) Penyehatan Hewan dan Masyarakat, drh. Adorfina Wompere, mengatakan daerah ini masih belum aman dari rabies, virus, dan penyakit yang biasa diderita hewan.  
Plh Bupati Jayapura, Jerry F Dien, saat membuka kegiatan KIE zoonosis rabies di Sentani - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang (Kabid) Penyehatan Hewan dan Masyarakat, drh. Adorfina Wompere, mengatakan daerah ini masih belum aman dari rabies, virus, dan penyakit yang biasa diderita hewan.  

Lebih jauh Adorfina Wompere mengatakan dari data yang dikumpulkan untuk skala Provinsi Papua, secara historis kabupaten Jayapura masuk kategori bebas rabies. Tetapi adanya ancaman dari pulau-pulau yang dekat dengan Papua, yang dengan sengaja masuk membawa hewan piaraan mereka sehingga tidak menutup kemungkinan bahaya rabies menjadi ancaman bagi masyarakat kabupaten Jayapura.

"Untuk saat ini memang kita bebas rabies. Data yang kami kumpul untuk menunjang data provinsi untuk status Papua bebas rabies secara histori. Hanya saja saat ini kita dalam posisi terancam rabies karena pulau-pulau terdekat dengan Papua adalah daerah yang positif rabies. Cara pencegahannya adalah tidak memasukkan anjing atau hewan lain dari luar ke Papua," jelas Adorfina, di Sentani, Selasa (17/10/2017).

Dijelaskan, belum ada laporan terkait survei dan pemeriksaan sempel otak anjing di daerah ini. Hanya dikhawatirkan kalau saja anjing dari luar ini berhasil masuk ke daerah ini maka secara langsung virus rabies akan tertular kepada anjing atau hewan piaraan lain seperti kucing.

"Banyak anjing ras yang dibawa dari luar secara ilegal. Ini yang ditakutkan akan berdampak serius terhadap penyebaran rabies di daerah ini. Kita harapkan adanya laporan temuan dari masyarakat atau pihak terkait terhadap penyebaran rabies. Upaya tetap kita akan lakukan dengan mengambil sampel pada hewan piaraan atau dengan melakukan pemeriksaan langsung di setiap rumah warga yang mempunyai hewan piaraan," ujarnya.

Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Jayapura, Jerry F Dien, dalam sambutan saat membuka kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) zoonosis rabies di Sentani, mengatakan untuk mencegah penyebaran rabies di daerah ini akan dilakukan segala cara yang dikombinasikan dengan strategi pengendaliannya.

"Karantina adalah salah satunya, termasuk pengawasan terhadap lalu lintas hewan penyebar dan penular rabies dari luar daerah yang masuk ke daerah ini. Langkah terakhir apabila sudah sangat urgent adalah pemusnahan hewan yang sakit," ungkapnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Wujudkan kabupaten layak anak, pencanangan harus dibarengi pembangunan fasilitas pendukung

Selanjutnya

Ketua DPRD mengutuk pelaku pemerkosaan dan penjambretan 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5642x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2808x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 2699x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe