Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Indosat Ooredoo siap dukung registrasi ulang
  • Selasa, 17 Oktober 2017 — 17:24
  • 1402x views

Indosat Ooredoo siap dukung registrasi ulang

Rencana Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mewajibkan pelanggan kartu seluler (kartu perdana) maupun pelanggan lama kartu seluler melakukan registrasi yang dimulai 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018 dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP Elektronik dan Nomor Kartu Keluarga.
Kebutuhan warga untuk telekomunikasi sangat tinggi - Jubi/Sindung
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Rencana Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mewajibkan pelanggan kartu seluler (kartu perdana) maupun pelanggan lama kartu seluler melakukan registrasi yang dimulai 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018 dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP Elektronik dan Nomor Kartu Keluarga.

Penetapan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, yang terakhir telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Menanggapi hal tersebut, operator seluler Indosat Ooredoo menyatakan dukungannnya pemberlakuan registrasi kartu prabayar dengan validasi data Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri yang akan memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat.

"Saya rasa registrasi ulang kartu prabayar bisa melindungi masyarakat pengguna jasa layanan telekomunikasi terhadap tindakan kejahatan siber seperti mama minta pulsa atau mama minta voucher dan lain sebagainya," ujar Sales Area Manager Indosat ooredoo Papua, Forri Yulianto, kepada Jubi, Senin (16/10/2017).

Hal ini tentunya menjadi dukungan pihaknya selaku operator komunikasi yang menjadi salah satu pilihan masyarakat.

“Jika tidak registrasi hingga 28 Februari 2018, kartu itu akan diblokir,” lanjutnya. 

Forri Yulianto mengaku belum tahu jumlah pasti pelanggan Indosat Ooredoo karena masih baru bertugas di Papua. 

Sementara itu, Forri mengatakan untuk melakukan registrasi ulang Indosat Ooredoo dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : Ketik:ULANG#NIK#NomorKK# dan kirim ke:4444.

Sedangkan untuk registrasi kartu prabayar Indosat Ooredoo bagi pengguna yang baru caranya adalah: Ketik: NIK#NomorKK# Kirim ke: 4444.

Pardi, warga Jayapura, mengaku tak mengerti dan memahami aturan pemerintah terbaru menyoal pendaftaran ulang penggunaan kartu telepon prabayar.

“Saya akan daftar ulang, tapi nanti di Jawa saja saat pulang kampung sebelum 31 Oktober 2017, biar anak saya yang buatkan saja,” ujar Pardi yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual bakso keliling. (*) 

 

loading...

Sebelumnya

Kota Jayapura basis layanan Indosat Ooredoo

Selanjutnya

KAPP bentuk Satgas pengawal Pergub kebangkitan ekonomi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe