Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Dinas DPMK Yahukimo dipalang seratusan pendamping dana desa
  • Selasa, 17 Oktober 2017 — 23:11
  • 1034x views

Dinas DPMK Yahukimo dipalang seratusan pendamping dana desa

"Sudah beberapa kali kami menyurati Dinas DPMK Yahukimo, untuk konsolidasi. Tetapi diabaikan. Bulan lalu saat rapat koordinasi, dinas terkait juga tidak juga hadir," katanya.
Massa aksi saat berdemo - Jubi/Piter
Piter Lokon
piter@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yahukimo, Jubi – Sekitar seratusan pendamping dana desa berdemo di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Yahukimo, Selasa (17/10/2017). Alasan demo, sebab tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tenaga ahli profesional dipakai dari konsultan luar, bukan dari Kementerian Desa (Kemendes).

Dari pantauan wartawan Jubi, aksi diawali pemalangan kantor Pengelolaan Sistem Aplikasi Keuangan Desa, yang digunakan konsultan luar. Aksi berlanjut dengan pemalangan kantor DPMK, di Jalan Kurima dan berakhir di Polres Yahukimo.

Disampaikan Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Isak Kambu, mereka meminta Polres Yahukimo memediasi kedua belah pihak, yakni pendamping dana desa dan Dinas DPMK.

"Sudah beberapa kali kami menyurati Dinas DPMK Yahukimo, untuk konsolidasi. Tetapi diabaikan. Bulan lalu saat rapat koordinasi, dinas terkait juga tidak juga hadir," katanya.

Menurutnya, tindakan yang diambil sudah sesuai undang-undang terkait dana desa.

“Kami digaji negara dari APBN dan kami ditugaskan di sini juga punya tupoksi. Padahal seharusnya DPMK jadi mitra kami," katanya.

Lanjutnya, jika dalam waktu dekat mediasi tidak tercapai, mereka tetap memalang kantor tersebut.

“Kami minta konsultan luar yang dipakai, segera angkat kaki dari Yahukimo,” tegasnya.

Selain itu, ia menduga Dinas DPMK ketika merekrut pendamping lokal desa, bukan berasal dari Yahukimo.

"Bukan orang asli Yahukimo. Padahal di Yahukimo banyak anak-anak yang sarjana dan pengangguran," akunya.

Salah satu konsultan atau tenaga ahli Kemendes yang bertugas di Yahukimo, Marnes Agung, mengatakan mereka yang melakukan aksi terdiri dari tiga pedamping desa di antaranya tenaga ahli, pendamping distrik, dan pendamping lokal desa.

"Kami sebagai konsultan Kemendes, tapi tidak pernah difungsikan selama tiga tahun, oleh Dinas DPMK. Padahal kami ini ditunjuk langsung, namun tupoksi kami diambil-alih DPMK Kabupaten Yahukimo," terangnya.

Ia mengaku tidak pernah dilibatkan dalam hal perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban, dan pelaporan dana desa.

"Bahkan DPMK membentuk konsultan di luar kami. Padahal sesuai legalitas, kami yang sudah ditetapkan Kemendes," sampainya.

Wakil Kepala Polres Yahukimo, AKBP Johan Itlay, mengatakan massa aksi datang dengan tertib. Ia berjanji akan menyampaikan maksud pendemo kepada pemerintah.

"Aspirasinya kami terima dan akan diteruskan kepada Bupati dan Dinas DPMK,” terangnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Seluruh masyarakat diminta bergandeng tangan bangun Tolikara

Selanjutnya

Sebulan sebelas warga di Samenage meninggal secara misterius

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe