Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Dua bulan tak diangkut, sampah di pasar sore Nabire ganggu kenyamanan masyarakat
  • Kamis, 19 Oktober 2017 — 15:05
  • 1703x views

Dua bulan tak diangkut, sampah di pasar sore Nabire ganggu kenyamanan masyarakat

Dua bulan lebih tumpukan sampah di pasar sore Nabire tak diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA). Akibatnya, sampah menumpuk dan menutup sebagian badan jalan, menebarkan bau tidak sedap, dan mengganggu kenyamanan para pedagang dan pembeli, serta masyarakat sekitar.
Tumpukan sampah di pasar Sore Nabire yang sangat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar pasar – Jubi/CR-1
Admin Jubi
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Dua bulan lebih tumpukan sampah di pasar sore Nabire tak diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA). Akibatnya, sampah menumpuk dan menutup sebagian badan jalan, menebarkan bau tidak sedap, dan mengganggu kenyamanan para pedagang dan pembeli, serta masyarakat sekitar.

Hal itu dikatakan seorang pedagang asli Papua, Evira Sayori, saat ditemui Jubi di pasar sore Nabire, pekan lalu.

“Kami pedagang di sekitar sini sangat terganggu karena bau sampah sampai ke pasar hingga masyarakat sekitar,” ujar Evira.

Evira mengatakan semestinya tumpukan sampah ini menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Saya pikir pemerintah Nabire harus memperhatikan soal ini karena ini menyangkut kenyamanan kami, para pedagang dan pembeli di pasar ini, walau pasar ini bukan aset pemerintah,” ujarnya.

Manfred Goo, warga Nabire yang sedang berbelanja di pasar sore, mengaku dirinya sangat terganggu dengan aroma busuk yang dikeluarkan tumpukan sampah tersebut.

“Saya sering ragu-ragu kalau mau belanja disini karena tumpukan sampah sudah parah, mencemari barang-barang dagangan disini. Saya kasihan saja sama nasib pedagang kalau pemerintah kasih biar saja sampah seperti begini,” ujarnya. (CR-1)

 

loading...

Sebelumnya

Harga garam di Nabire kembali normal

Selanjutnya

Ojek makin marak, angkutan umum di Nabire mati suri

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 8384x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6337x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5957x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4196x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe