Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Papua prioritaskan mutu pembelajaran tahun 2018
  • Kamis, 19 Oktober 2017 — 15:51
  • 656x views

Papua prioritaskan mutu pembelajaran tahun 2018

Hal itu terkait dengan peralihan penangungjawab personil, pendanaan, prasarana dan dokumen (P3D) SMA dan SMK dari kabupaten ke provinsi.
Prosesi penyerahan dokumen personil, pendanaan, prasarana dan dokumen (P3D) SMA/SMK dari kabupaten ke provinsi - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Hengky Yeimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua memprioritaskan peningkatan mutu pembelajaran tahun 2018 mendatang. Hal itu terkait dengan peralihan penangungjawab personil, pendanaan, prasarana dan dokumen (P3D) SMA dan SMK dari kabupaten ke provinsi.

“Perbaikan mutu akan dimulai dari perbaikan standar kurikulum hingga penyediaan sarana belajar,” kata Gubernur Papua Lukas Enembe, saat penyerahan personil, pendanaan, prasarana dan dokumen (P3D) SMA/SMK, di Jayapura, Kamis (19/10/2017).

Ia menekankan tugas dan tanggung jawab pemerintah provinsi sebagai model pembinaan dan pendampingan pencegahan korupsi oleh KPK.

"Saya ajak semua pihak menjadi pencegahan korupsi di kalangan pendidikan,  termasuk pendekatan pembelajaran di kelas maupun dalam proses tata kelola sekolah," kata Enembe, menambahkan.

Gubernur Enembe menginstruksikan para kepala dinas dan jajaran dinas pendidikan provinsi agar melaksanakan secara serius perangkat regulasi teknis, perangkat pengelolaan aset sekolah, melakukan penataan mutu pendidikan, dan kerjasama dengan dunia usaha dan industri.

Selain itu  juga mengandeng mitra pembangunan, yayasan pembangunan pendidikan, perguruan tinggi serta masyarakat mendukung perbaikan mutu pendidikan.

“Serta menjaga kehormatan lembaga satuan pendidikan sebagai otonomi sekolah dengan tidak melakukan intervensi," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elias Wonda menyatakan pengalihan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah dalam hal urusan pengelolaan pendidikan menengah SMA-SMK.

"Saat ini jumlah SMA di Papua 228 unit, dan SMK 148 sekolah. Hanya tiga kabupaten yang belum ada SMK," kata Elias. (*)

loading...

Sebelumnya

Papua serahkan bonus atlet NPC

Selanjutnya

ASN pemprov Papua bakal membengkak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe