Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Dinyatakan kalah PTUN, Perda miras Papua masih berlaku
  • Kamis, 19 Oktober 2017 — 18:33
  • 4377x views

Dinyatakan kalah PTUN, Perda miras Papua masih berlaku

Pemerintah Provinsi Papua tak akan menempuh upaya banding terhadap putusan PTUN Jayapura tersebut.
Pemerintah Provinsi Papua saat memusnahkan miras hasil sitaan - Dok Jubi
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan Peraturan Daerah (Perda) nomor 15 tahun 2013 tentang pelarangan peredaran minuman keras tetap berlaku di Papua, meski dinyatakan kalah oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura. Pemerintah Provinsi Papua tak akan menempuh upaya banding terhadap putusan PTUN Jayapura tersebut.

Dasar dari penerbitan Perda Miras, adalah UU nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Papua," kata Enembe, di Jayapura, Kamis (19/10/2017).

Dengan acuan itu Gubernur mengaku tak akan menempuh upaya banding terhadap putusan PTUN Jayapura tersebut karena undang-undang nomor 21 tahun 2001 sebagai pegangan dasar Perda.

“Banding untuk apa, kita punya UU Otsus yang lebih tinggi,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut dia UU Otsus itu memberi kewenangan Papua mengurus dirinya sendiri.

"Pemprov kalah sebenarnya dari sisi mana? Kita ini kan UU Otsus, kalau dengan alasan disandingkan dengan Permendagri, tentu posisi hirarki undang-undang kita lebih tinggi," katanya.

Upaya pemerintah Papua memberantas miras mendapat dukungan penuh dari mayoritas masyarakat Papua. Sebab dalam waktu dekat, pemerintah dan masyarakat akan kembali turun memberantas miras di jalanan.

Tercatat majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura  menyatakan mengabulkan sebagian isi gugatan penggugat, Anthonius Diance, yang membela kliennya, Theresia Sumendap.

Theresia mengajukan gugatan perkara karena kecewa aparat Pemprov Papua menyita miras di toko miliknya. (*)

loading...

Sebelumnya

Gubernur Enembe puji Presiden soal infrastruktur

Selanjutnya

PMKRI minta gubernur cabut izin tambang bermasalah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9825x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6404x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6050x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4698x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe