Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Komisioner KPUD dua kabupaten diakifkan, komisioner KPUD Tolikara dipidana 
  • Kamis, 19 Oktober 2017 — 19:03
  • 641x views

Komisioner KPUD dua kabupaten diakifkan, komisioner KPUD Tolikara dipidana 

"Komisioner KPUD yang dinonaktifkan ada Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak Jaya, dan Tolikara," kata Adam, Kamis (19/10/2017).
Ilustrasi Kantor KPU Provinsi Papua - Jubi/Arjuna 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Ketua KPU Papua, Adam Arisoi mengatakan, dua dari lima KPUD kabupaten di Papua yang dinonaktifkan pascapilkada serentak, 15 Februari 2017 telah diaktifkan kembali, dan satu KPUD yang komisionernya dipidana.

Ia mengatakan, KPUD yang komisionernya sudah kembali diaktifkan pascapemberhentian sementara yakni Kabupaten Kepulauan Yapen dan Puncak Jaya. Sementara KPUD yang lima komisionernya dipidana adalah Kabupaten Tolikara.

"Komisioner KPUD yang dinonaktifkan ada Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak Jaya, dan Tolikara," kata Adam, Kamis (19/10/2017).

Menurutnya, lima komisioner KPUD Tolikara dipidana, lantaran tersandung masalah hukum saat pilkada serentak. Ketika itu mereka tidak melaksanakan rekomendasi panwaslu, sehingga dituntut ke pengadilan tinggi, dan hukumannya tiga tahun penjara.

"Mereka banding, dikurangi menjadi dua tahun. Kemudian mereka tidak melakukan kasasi, tapi mereka lakukan peninjauan kembali. Mereka salah jalur, sehingga putusan dua tahun itu inkra. Itu semua lima anggota KPUD Tolikara," ujarnya.
Katanya, lantaran kini posisi komisioner KPUD Tolikara belum terisi sehingga tugasnya diambil alih KPU Provinsi Papua. 

"Kalau KPUD Intan Jaya, tiga orang diberhentikan. Kami sudah lakukan seleksi dan mewawancarai tiga orang dalam daftar tunggu. Besok kami akan lantik tiga itu, dan segala kewenangan kami kembalikan ke KPUD Intan Jaya," katanya.

Untuk komisioner KPUD Kabupaten Jayapura yang kini diberhentikan sementara kata Adam, pihaknya akan mengaktifkan kembali setelah KPU Provinsi memplenokan calon pasangan kepala daerah di wilayah itu, yang kini menuggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Anggota Komisi I DPR Papua, komisi yang membidangi pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Emus Gwijangge mengatakan, sengketa pilkada pada beberapa kabupaten di Papua lalu, yang berujung pemberhentian hingga hukuman pindana kepada komisioner KPUD, harus menjadi pembelajaran.

"Ke depan, jangan lagi ada anggota KPUD di kabupaten/kota yang bertindak di luar aturan. Saya pikir ini adalah pembelajara untuk penyelenggara," kata Emus. (*) 

loading...

Sebelumnya

Wonda: jangan abaikan masyarakat yang tidak memberikan suara

Selanjutnya

Keputusan MK tak pengaruhi perolehan suara pilkada Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe