TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Legislator ingin ada tim kesehatan ke Samenage 
  • Kamis, 19 Oktober 2017 — 19:45
  • 1044x views

Legislator ingin ada tim kesehatan ke Samenage 

"Ini adalah kasus luar biasa, warga yang meninggal gejala badan bengkak, rambut rontok, kulit terkelupas, dan sesak nafas. Kami khawatir, kalau ini disebabkan virus, dan menular, risikonya besar, apalagi kalau tidak ada penanganan medis," kata Natan, Kamis (19/10/2017).
Salah satu anak di Distrik Samenage, Kabupaten Yahukimo yang sedang sakit - Pastor John Djonga/Jubi
Arjuna Pademme
[email protected]
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Natan Pahabol ingin Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo menurunkan tim ke Disrik Samenage, Kabupaten Yahukimo, untuk memastikan penyebab meninggalnya 11 warga sejak awal Oktober 2017 hingga kini, seperti yang dilaporkan Pastor John Djonga, sehari sebelumnya.

"Ini adalah kasus luar biasa, warga yang meninggal gejala badan bengkak, rambut rontok, kulit terkelupas, dan sesak nafas. Kami khawatir, kalau ini disebabkan virus, dan menular, risikonya besar, apalagi kalau tidak ada penanganan medis," kata Natan, Kamis (19/10/2017).

Menurut anggota komisi yang membidangi kesehatan itu, perlu segera dilakukan investigasi oleh pihak terkait jangan sampai ada korban lagi. 

"Kami mendesak dinas kesehatan provinsi dan kabupaten menurunkan tim mencari tahu, dan memastikan penyebab meninggalnya warga. Jangan sampai banyak korban lagi," ujarnya. 

Katanya, jika sudah mendapat informasi, seharusnya pemerintah segera bertindak. Tidak menunggu lama, cepat menangani hal seperti ini.

"Kalau misalnya ini disebabkan virus, harus dicari tahu apa penyebabnya. Apakah virus itu dari luar atau seperti apa," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Alosius Giyai ketika dihubungi via teleponnya mengatakan, Senin (23/10/2017), pihaknya akan menurunkan tim ke Samenage.

"Kami akan ke sana. Kami akan kerja sama dengan Rumah Sakit Dian Harapan. Kami mengajak Rumah Sakit Dian Harapan," kata Alosius Giyai.

Katanya, langkah menurunkan tim ke Samenage dilakukan, karena  Dinas Kesehatan Provinsi Papua ingin memastikan di lapangan.

"Jadi ada dua tim. Dari Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Dian Harapan," ucapnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Keputusan MK tak pengaruhi perolehan suara pilkada Jayapura

Selanjutnya

Perdasi miras gugur di PTUN, OAP perlu membuat UU sendiri

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat