Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Protes kebrutalan polisi, operator angkutan umum Port Moresby mogok
  • Jumat, 20 Oktober 2017 — 08:02
  • 707x views

Protes kebrutalan polisi, operator angkutan umum Port Moresby mogok

Para operator mengatakan kebrutalan polisi adalah masalah yang terus berlanjut bagi mereka, dan menuntut jaminan keadilan dari petugas kepolisian sebelum mereka kembali bekerja.
Bus Angkutan Umum di Port Moresby – RNZI/ Johnny Blades
RNZI
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Port Moresby, Jubi – Aksi mogok oleh operator angkutan umum telah menyebabkan gangguan besar di ibukota Papua Nugini.

Hari Selasa kemarin (17/10/2017), banyak anak-anak sekolah terpaksa harus tinggal di rumah dan tidak bersekolah di Port Moresby akibat layanan publik kota terhambat karena aksi mogok tersebut.

Para operator bus awalnya memulai aksi mereka untuk menanggapi dugaan serangan terhadap seorang sopir angkutan umum oleh polisi pada hari Senin, menyusul laporan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi angkutan itu.

Polisi juga diduga merampas pendapatan angkutan itu.

Para operator berkumpul di depan tempat pemberhentian bus Tabari untuk mengajukan keluhan terhadap polisi terkait insiden tersebut.

Menurut mereka itu bukan pertama kalinya polisi menyerang sopir bus.

Otoritas Jalan PNG meminta operator bus berhenti melakukan apa yang digambarkannya sebagai “aksi mogok yang tidak sah”.

Perintah yang sama juga dikatakan oleh Menteri Transportasi Wesley Nukundi yang memperingatkan bahwa dia akan menarik kembali semua izin operator jika aksi mogok tersebut berlanjut.

Nukundi mempertanyakan mengapa semua operator bus turut mogok sementara masalah itu hanya terkait dengan satu sopir angkutan.

Para operator mengatakan kebrutalan polisi adalah masalah yang terus berlanjut bagi mereka, dan menuntut jaminan keadilan dari petugas kepolisian sebelum mereka kembali bekerja.(Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

Pemerintah PNG berencana bentuk Komisi HAM

Selanjutnya

Pertarungan regional Pasifik melawan Kumbang Badak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9339x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6365x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6004x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4503x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe