Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Masyarakat 12 kampung hidup di kawasan TN Wasur
  • Jumat, 20 Oktober 2017 — 10:55
  • 591x views

Masyarakat 12 kampung hidup di kawasan TN Wasur

Masyarakat dari 12 kampung yang mayoritas orang asli Papua (OAP), hidup dan menetap di kawasan Taman Nasional (TN) Wasur, kabupaten Merauke. Mereka melakukan berbagai aktivitas setiap hari untuk menafkahi keluarganya.
Taman Nasional Wasur di kabupaten Merauke, yang menjadi habitat ratusan jenis satwa dilindungi dan juga menjadi tempat tinggal bagi beberapa suku asli Merauke - IST
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi - Masyarakat dari 12 kampung yang mayoritas orang asli Papua (OAP), hidup dan menetap di kawasan Taman Nasional (TN) Wasur, kabupaten Merauke. Mereka melakukan berbagai aktivitas setiap hari untuk menafkahi keluarganya.

Hal itu disampaikan Kepala Balai TN Wasur Merauke, Donald Hutasoit, kepada Jubi di kantornya Kamis (19/10/2017).

Kampung-kampung yang didiami OAP di kawasan TN Wasur diantarnya Yanggandur, Rawa Biru, Kuler, Onggaya, dan Kondo. Dikatakan, masyarakat itu tetap diberikan perhatian secara rutin. Selain mengunjungi mereka untuk berdialog, juga diberi bantuan berupa jaring maupun hewan ternak.

“Apa yang kami berikan itu sesuai permintaan mereka,” ungkap Donald Hutasoit.

Dalam setiap pertemuan, katanya, masyarakat diberikan imbauan agar tidak terus-menerus melakukan perburuan liar. Karena aktivitas itu akan mengurangi populasi hewan yang diburu di kawasan TN Wasur.

“Dengan bantuan hewan ternak yang kami berikan, sekiranya ketergantungan masyarakat terhadap hutan akan dapat berkurang dari tahun ke tahun,” katanya.

Khusus menyangkut pembukaan lahan, jelas Hutasoit, sebenarnya ada zona pemanfaatan tradisional. Namun demikian, sebelum dibuka, harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu.

“Memang ada zona khusus diberikan kepada masyarakat dalam kawasan TN Wasur untuk membuka lahan,” tuturnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Merauke, Moses Kaibu  ketika dimintai komentarnya minta Balai TN Wasur memberi perhatian khusus kepada masyarakat lokal. Karena sudah puluhan tahun, mereka hidup dan melakukan aktivitas secara rutin.

“Jika ada permintaan bantuan sesuai kebutuhan, harus dilayani dengan baik. Itu dengan tujuan agar mereka juga ikut menjaga dan melindungi hutan yang masuk dalam kawasan TN Wasur,” pintanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Main judi, oknum anggota Polres Merauke dan lima warga ditangkap

Selanjutnya

Korowai tuntut hak pelayanan sebagai warga negara

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe