Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Partai lokal mulai didaftarkan ke komisi pemilihan
  • Jumat, 20 Oktober 2017 — 11:28
  • 846x views

Partai lokal mulai didaftarkan ke komisi pemilihan

Pendaftaran mengacu jadwal yang ditentukan komisi pemilihan umum, sedangkan partai lokal mengacu amanat undang undang otomi khusus nomor 21 tahun 2001.
Yunus Matiseray ketika menerima SK dari Ketua Umum Partai lokal kepada Sekertaris Partai Lokal Kabupaten Jayapura - (Jubi/Hengky Yeimo).
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Partai lokal mulai didaftarkan ke komisi pemilihan umum di tingkat daerah. Tercatat di KPUD Kabupaten Jayapura terdapat Partai Papua Bersatu yang sudah mendaftar sebagai syarat awal untuk mengikuti proses kompetisi politik ke depan.

"Kami daftar sesuai dengan jadwal pendaftaran partai politik nasional, kami ikuti aturan yang berlaku di KPU," kata sekretaris Partai Papua Bersatu, Kabupaten Jayapura, Yunus Matiseray kepada Jubi, (20/10/2017).

Ia menyebutkan pendaftaran mengacu jadwal yang ditentukan komisi pemilihan umum, sedangkan partai lokal mengacu amanat undang undang otomi khusus nomor 21 tahun 2001. "Setelah mendaftar mereka akan melakukan verifikasi partai sesuai dengan mekanisme yang ada," kata Yunus menambahkan .

Partai Persatuan Papua sudah mengirimkan sejumlah, di antaranya SK badan hukum dari Kemenhumkam dan SK kepengurusan di tingkat DPD di Kabupaten Jayapura. Menurut dia, terdapat lima tahapan yang akan dilalui agar partainya dinyatkan layak ikut berpartisipasi dalam pemilu.

“Di antaranya tahapan pengumpulan berkas yang sudah dilaluinya mulai dari dokumen sekretariat target kami di partai Papua bersatu ini kami bisa masuk Pemilu 2019,” kata Yunus menjelaskan.

Namun ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua, Adam Arisoy mengatakan Kementerian Hukum dan HAM telah membekukan pendirian partai lokal di Papua. “Sebab  dalam undang-undang otonomi khusus nomor 21 tahun 2001 belum mengatur secara jelas tentang pendirian partai lokal di Papua,” kata Adam.

Masalah pembekuan partai lokal baru diketahui saat pertemuan bersama anggota DPR Provinsi Papua dan akademisi dari Universitas Cenderawasih beberapa waktu lalu.

Meski dalam undang-undang otonomi khusus nomor 21 tahun 2001, pasal 28 hanya berbunyi penduduk Papua dapat mendirikan partai politik. “Namun, tak ada definisi jelas soal pendirian parpol lokal," kata Adam.

Menurut dia satu-satunya Parpol lokal di Papua adalah Partai Papua Bersatu. Sebelumnya partai ini telah mendapatkan izin dari Kemenkumham, namun dalam perjalanannya pendirian partai lokal dibekukan.

“Karena Pasal 28 belum memiliki dasar yang kuat sebagai acuan mendirikan partai lokal," tutur Adam menjelaskan.

Kemenkumham telah menyarankan agar Pasal 28 harus kembali diuji atau judicial review di Mahkamah Konstitusi. (*)

loading...

Sebelumnya

PMKRI minta gubernur cabut izin tambang bermasalah

Selanjutnya

Hermon Blesing Hill panorama alam bukit nan indah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe