Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pedagang pasar lama Sentani tidak mau direlokasi
  • Senin, 20 Oktober 2017 — 14:40
  • 134x views

Pedagang pasar lama Sentani tidak mau direlokasi

Rencana Pemerintah kabupaten (Pemkab) Jayapura untuk merelokasi atau memindahkan pedagang di pasar lama Sentani ke pasar Pharaa atau pasar rakyat Doyo, sepertinya akan mendapat tentangan dari para pedagang di pasar tersebut. Mereka enggan meninggalkan pasar lama karena tempat itu adalah sumber nafkah mereka.
Kondisi pasar lama Sentani yang semrawut. Lalu lintas macet dengan antrean panjang kendaraan. Sementara bahu jalan dijadikan tempat berjualan - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Rencana Pemerintah kabupaten (Pemkab) Jayapura untuk merelokasi atau memindahkan pedagang di pasar lama Sentani ke pasar Pharaa atau pasar rakyat Doyo, sepertinya akan mendapat tentangan dari para pedagang di pasar tersebut. Mereka enggan meninggalkan pasar lama karena tempat itu adalah sumber nafkah mereka.

"Mau pindah kemana lagi. Ini sudah tempat yang setiap hari kami menjualan dan mencari nafkah untuk kebutuhan keluarga," kata Yosina, pedagang sayur mayur di pasar lama Sentani, saat ditemui Jubi, Jumat (20/10/2017).

Yosina yang sudah tujuh tahun berjualan di pasar lama Sentani menjelaskan sejak dibangun pasar (baru) Pharaa dan banyak pedagang di pasar lama pindah kesana, dirinya dan beberapa rekannya memilih tetap tinggal meski kondisinya sangat jauh berbeda dengan pasar Pharaa.

"Kami tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah. Sampai sekarang kami tetap bayar retribusi tapi meja jualan kami buat sendiri. Sekarang pemerintah mau pindahkan kami ke pasar baru atau pasar Doyo, jelas kami sangat keberatan. Kalo pemerintah mau tata tempat ini, silakan. Kami mau tetap disini,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Denis Simbar, mengakui jika pihaknya sangat susah mengatur kawasan pasar lama karena sudah banyak kepentingan di pasar tersebut.

"Sekarang sudah ada lagi kios dan lapak-lapak baru yang dibangun di pinggir badan jalan. Ini jelas mengganggu arus lalu lintas di ruas jalan itu. Banyak orang sudah tidak mau masuk ke pasar lama karena kemacetannya. Sementara kami menunggu Bupati definitif dulu. Kami akan koordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk pemilik hak ulayat, untuk kembali menata pasar tersebut dengan memindahkan para pedagang ke dua pasar yang sudah selesai dibangun," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) kabupaten Jayapura dalam waktu dekat akan memindahkan sejumlah pedagang di bekas pasar lama Sentani dan para pedagang di sepanjang jalan protokol di kota Sentani, ke pasar Pharaa dan pasar rakyat Doyo, yang memang dibangun untuk para pedagang tersebut. (*)  

 

loading...

Sebelumnya

DPRD minta masyarakat terima apapun putusan MK terkait pilkada

Selanjutnya

Pedagang pasar lama Sentani menempati tanah ulayat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe